Warga Sudirejo Marah, Relawan MBG Didominasi Orang Luar Wilayah

Sejumlah warga setempat mendatangi SPPG Sudirejo Medan Kota 007 untuk menyampaikan rasa kekecewaannya karena tidak diterima, namun warga dari wilayah lain malah diterima (Foto: Susan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Puluhan warga Jalan Turi, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, mendatangi Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Sudirejo Medan Kota 007, Kamis (26/3/2026), untuk menyampaikan kekecewaan. Mereka merasa tidak adil karena hanya sebagian kecil warga setempat diterima sebagai relawan di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), meski sebelumnya dijanjikan prioritas bagi warga sekitar.
Wiwi Sihotang (37), salah satu pelamar, mengatakan dari 26 warga yang mendaftar, hanya dua yang diterima. “Mayoritas yang lolos justru berasal dari Jalan Amaliun, Jalan Puri, Jalan Menteng, hingga Jalan Sempurna,” ujarnya.
Menurut Wiwi, proses seleksi menimbulkan kebingungan. Sebagian pelamar mendapat panggilan melalui WhatsApp dan diminta hadir dengan pakaian sopan, sementara lainnya tetap diwawancara mengenakan pakaian hitam putih. “Yang di-WA duluan yang masuk, sedangkan warga setempat yang lain akhirnya tidak diterima,” jelasnya.
Baca Juga: SPPG Siborongborong Sajikan Pisang Belum Matang dalam Program MBG, Orang Tua Siswa Protes
Evita Simangunsong menambahkan, meski mengikuti seluruh proses termasuk pengukuran seragam, ia tetap tidak lolos. “Kami siap kerja dari pukul 03.00 WIB karena jaraknya dekat, tapi kenyataannya yang diterima mayoritas orang luar,” tuturnya.
Warga menilai alasan kebutuhan tenaga ahli untuk pekerjaan sederhana seperti cuci omprengan dan pemorsian tidak tepat. “Kami ibu rumah tangga bisa semua. Kalau memang ada syarat, sampaikan dari awal,” ucap Evita.
Mereka berharap SPPG Sudirejo dapat membuat kebijakan lebih adil, misalnya pembagian kuota antara warga setempat dan luar wilayah. “Harapan kami yang 23 orang tadi dari 26 warga setempat diterima. Kami siap ditempatkan di mana saja,” tegas Wiwi.


















