Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Ribuan Lampion Hiasi Maha Vihara Maitreya Medan Jelang Imlek 2026

Mistar.idRabu, 28 Januari 2026 15.34
journalist-avatar-top
AA
ribuan_lampion_hiasi_maha_vihara_maitreya_medan_jelang_imlek_2026

Persiapan pemasangan lampion di Maha Vihara Maitreya. (Foto: amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026, Maha Vihara Maitreya yang berlokasi di Kompleks Cemara Asri, Medan, mulai berbenah. Persiapan dekorasi megah hingga pemasangan ribuan lampion kini dikebut untuk menyambut ribuan umat dan wisatawan.

Pengurus Maha Vihara Maitreya, Diki Paskarianto, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya kembali mengusung tema “Doa untuk Perdamaian Dunia”. Tema tersebut dinilai relevan dengan situasi global yang masih diwarnai ketegangan geopolitik.

“Persiapan sudah dimulai, seperti pemasangan sekitar 1.000 lampion dan pengerjaan dekorasi yang cukup ‘wow’, sebagaimana ciri khas vihara setiap tahunnya. Kami menetapkan tema doa untuk perdamaian dunia karena melihat kondisi geopolitik saat ini yang sedang memanas,” kata Diki, Rabu (28/1/2026).

Tahun ini, terdapat perbedaan dalam tradisi papan impian. Jika pada tahun-tahun sebelumnya pengunjung biasanya mengambil kata-kata nasihat atau “doa siap saji”, kini umat diajak untuk lebih kontemplatif dengan menuliskan keinginan mereka sendiri.

“Kalau tahun lalu orang datang sembahyang lalu mengambil kata-kata nasihat, tahun ini konsepnya kami sedikit ubah. Pengunjung bisa menuliskan sendiri harapan mereka untuk satu tahun ke depan, baik untuk dunia, Indonesia, maupun keluarga, lalu menempelkannya di papan impian,” ujar Diki.

Tahun 2026 yang merupakan Tahun Kuda Api (Ma) dalam astrologi Tiongkok membawa optimisme tersendiri bagi pengurus vihara. Diki mengaitkan shio ini dengan istilah 马到成功 (Ma Dao Cheng Gong) yang berarti kesuksesan yang datang dengan segera.

“Harapannya, semoga Indonesia segera makmur dan berjaya sesuai filosofi shio kuda tahun ini. Selain itu, kami juga mendoakan agar dunia tetap damai dan harmonis,” tambahnya.

Selain ritual keagamaan, Maha Vihara Maitreya akan memanjakan pengunjung dengan berbagai rangkaian acara selama 15 hari perayaan Imlek, mulai 17 Februari hingga 3 Maret 2026.

Pada 17 Februari 2026 akan digelar sembahyang utama Hari Pertama Imlek. Kemudian pada 21–22 Februari serta 28 Februari hingga 1 Maret akan diadakan bazar dan acara panggung akhir pekan. Puncak perayaan atau Cap Go Meh akan berlangsung pada 3 Maret 2026.

Mengingat adanya bencana yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh pada Desember 2025 lalu, Diki menegaskan bahwa pihak vihara telah bergerak cepat dengan mendirikan posko dan dapur umum di Pangkalan Susu, serta menyalurkan bantuan dari para donatur ke Aceh Tamiang pada tahun 2025.

“Melalui momentum Imlek ini, kami memanjatkan doa agar tidak ada lagi bencana di masa mendatang. Bagi kami, nilai kemanusiaan dan doa merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” tuturnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN