Profil Mayjen TNI Hendy Antariksa, Panglima Kodam I Bukit Barisan yang Baru

Pangdam I/BB yang baru Mayor Jenderal (Mayjen) Hendy Antariksa, saat tiba di Markas Besar Kodam I/BB beberapa hari lalu (Foto: Istimewa/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, secara resmi melakukan mutasi jabatan Perwira Tinggi (Pati) di tubuh TNI Angkatan Darat. Salah satunya adalah pergantian kepemimpinan Panglima Kodam I Bukit Barisan, yang semula dijabat Mayjen TNI Rio Firdianto, kini diserahkan kepada pejabat baru, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Hendy Antariksa.
Pergantian jabatan tersebut ditandai dengan serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Markas Besar TNI Angkatan Darat pada Kamis (11/12/2025), dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kemudian, pada Sabtu (13/12/2025), Mayjen TNI Hendy Antariksa tiba di Kodam I/BB sebagai Panglima Kodam yang baru.
Saat itu, ia tiba bersama sang istri, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah I/Bukit Barisan, Ny. Linda Hendy Antariksa, dan disambut melalui rangkaian tradisi korps militer serta adat sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan resmi di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan.
Tentunya, sahabat Mistar, bertanya-tanya seperti apa sosok Mayjen TNI Hendy Antariksa, Panglima Kodam I/BB yang baru. Oleh karena itu, berikut dirangkum profil singkat dan jejak kariernya selama berkiprah di dunia militer.
Perwira tinggi TNI ini lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 20 Maret 1971 dengan nama lengkap Hendy Antariksa. Ia memulai karier militernya dengan menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 1993. Setelah resmi bergabung dengan TNI, Hendy mengawali penugasan di satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Selama bertugas, Hendy Antariksa telah mengemban berbagai posisi penting, mulai dari satuan elite Korps Baret Merah Kopassus, yakni Satuan Penanggulangan Teror (Sat-81 Gultor), hingga dipercaya menjabat Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 300 Raider Kostrad pada 2008–2009.
Tak berhenti sampai di situ, Hendy juga pernah diterjunkan dalam sejumlah operasi penting, baik di dalam maupun luar negeri. Di antaranya sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) Yon Mekanis Konga XXIII-E/UNIFIL atau Komandan Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon. Setelah itu, ia menjabat Komandan Kodim (Dandim) 0606/Kota Bogor.
Usai memimpin pasukan dalam berbagai operasi, Hendy kembali mendapat penugasan sebagai Pabandya Bidang Kermamil Sopsad TNI AD. Kariernya terus menanjak hingga lulusan Akmil 1993 itu dipercaya mengemban amanat sebagai Direktur Pembinaan Perencanaan dan Operasi (Dirbin Rena Ops) Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI.
Tiga tahun kemudian, pria kelahiran Cimahi tersebut kembali dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Paban V/Kermamil Sopsad. Bahkan, saat masih berpangkat Kolonel, ia menjabat Paban VI/Kermalat Non-Asean Slatad hingga 2022. Kariernya terus berlanjut dengan penugasan sebagai Kepala Pusat Komando dan Pengendalian Angkatan Darat (Kapuskodal AD) di Mabesad pada 2023.
Pada tahun yang sama, pangkat tiga melati emas di pundaknya resmi meningkat menjadi satu bintang, yakni Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI. Pangkat tersebut disandangnya ketika mendapat penugasan sebagai Direktur SDM Ditjen Kuathan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Puncaknya, pada 6 Desember 2024, Hendy Antariksa ditunjuk memimpin Komandan Kopassus, kemudian menjabat sebagai Danseskoad, hingga akhirnya dipercaya mengemban amanat sebagai Panglima Kodam I Bukit Barisan.
Penugasan Hendy Antariksa sebagai Panglima Kodam I/Bukit Barisan tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1448/X/2025 tanggal 30 Oktober 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Dari total 57 Pati yang dimutasi, terdiri atas 35 Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat (AD), 10 Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut (AL), dan 12 Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara (AU).























