Persiapan Haji 2026: Embarkasi Medan Siapkan 17 Kloter, Kualitas Makanan dan Fasilitas Kamar Mulai Diuji

Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus dan Koordinator PPIH, Sulaiman Harahap, saat memberikan keterangan terkait kesiapan keberangkatan jemaah haji Sumut tahun 2026, Jumat (17/4/2026). (Foto: Amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan menyatakan kesiapan penuh untuk memberangkatkan 5.913 jemaah calon haji asal Sumatera Utara (Sumut) pada musim haji tahun 2026.
Persiapan teknis mulai dari fasilitas gedung, pengecekan sanitasi, hingga kualitas makanan di pesawat kini telah memasuki tahap final.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, menegaskan koordinasi dengan pemerintah daerah telah dilakukan guna memastikan jemaah tiba di embarkasi tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan.
PPIH tidak hanya menyiapkan skema kedatangan dan pelepasan, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan dan kenyamanan jemaah selama berada di asrama.
"Persiapan insyaallah sudah maksimal. Gedung pertemuan dan kamar-kamar jemaah sudah dimonitoring tingkat kenyamanan dan higienitasnya. Bahkan kualitas air juga sudah dicek, mulai dari kadar pH dan sebagainya, untuk memastikan jemaah dalam kondisi prima sebelum berangkat," kata Zulkifli, Jumat (17/4/2026).
Operasional embarkasi ini nantinya akan dikawal oleh 23 orang personel PPIH, didukung 78 panitia pembantu, serta personel kepolisian untuk menjaga pengamanan di area asrama hingga bandara.
Baca Juga: Dukung Imunisasi Campak Tenaga Medis dan Kesehatan, RSU Haji Tunggu Petunjuk Teknis Dinkes Sumut
Salah satu poin krusial dalam pemberangkatan adalah pelayanan konsumsi selama penerbangan. Pihak PPIH bersama Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara telah melakukan meal test untuk memastikan standar rasa dan gizi.
"Tadi kita sudah uji coba makanan (meal test). Alhamdulillah, Pak Gubernur juga sudah menilai makanannya enak. Harapannya, selama perjalanan udara nanti para jemaah haji bisa merasa nyaman dan terlayani dengan baik," ujar Zulkifli.
Untuk tahun 2026, Sumatera Utara mendapatkan kuota sebanyak 5.913 jemaah yang terbagi ke dalam 17 kloter. Zulkifli memastikan kuota tersebut akan terpenuhi secara maksimal meski ada dinamika di lapangan.
"Kemarin ada jemaah yang meninggal dunia, namun sudah diproses untuk batal ganti. Jadi, insyaallah kuota tetap terpenuhi sesuai ketetapan sebanyak 5.913 orang," tuturnya.
Senada dengan itu, Koordinator PPIH, Sulaiman Harahap, menyebutkan kunci kesuksesan tahun ini adalah evaluasi dari penyelenggaraan tahun sebelumnya.
"Sebagai koordinator, tugas saya memastikan semua berjalan sesuai rencana. Petugas kita sudah terbiasa setiap tahunnya, namun kami tetap melakukan evaluasi. Jika ada kekurangan atau kelemahan di tahun lalu, tahun ini kita perbaiki untuk menutup celah tersebut agar pelayanan jauh lebih baik," ucapnya.



















