Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pemprov Sumut Berharap Siswa SD Bunuh Diri di NTT Tak Terjadi di Sini

Mistar.idJumat, 6 Februari 2026 pukul 17.03 WIB
pemprov_sumut_berharap_siswa_sd_bunuh_diri_di_ntt_tak_terjadi_di_sini_

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumut, Alexander Sinulingga. (foto: iqbal/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Tragedi siswa SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR, tewas gantung diri memunculkan keprihatinan publik.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumut, Alexander Sinulingga, menyampaikan rasa duka atas terjadinya tragedi yang memaksa anak berusia 10 tahun tersebut mengakhiri hidupnya.

"Pada prinsipnya atas izin pak gubernur dan Pemprov Sumut, melalui Dinas Pendidikan tentunya kita berbelasungkawa ya, kita terhadap kejadian yang di NTT itu," ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Alexander berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di daerah lain, termasuk Sumut. "Harapan kami tentunya ini jangan sampai terjadi di Sumatera Utara," ucapnya.

Melihat tragedi tersebut, Ia mengatakan gubernur telah fokus untuk memaksimalkan sekolah gratis di Sumut agar persoalan pendidikan bisa segera teratasi.

"Kita tahu bapak gubernur jauh-jauh hari sudah konsen terkait pendidikan gratis, dan banyak program yang akan dilaksanakan oleh Pemprov Sumut melalui Disdik untuk mendukung sekolah gratis," tuturnya.

Salah satunya Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) di sektor pendidikan. Program ini akan mulai berlaku di tahun ajaran 2026-2027 mendatang. Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana diproyeksikan akan merasakan program ini lebih awal.

"Salah satunya adalah PUBG yang akan kita mulai di tahun ajaran depan ini untuk Kepulauan Nias dan daerah terdampak bencana, itu adalah suatu komitmen dari pak Gubernur," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN