Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Musda Golkar Sumut Tak Hanya Pilih Ketua, Fokus Konsolidasi dan Program Strategis

Mistar.idRabu, 28 Januari 2026 pukul 16.31 WIB
musda_golkar_sumut_tak_hanya_pilih_ketua_fokus_konsolidasi_dan_program_strategis

Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumatera Utara, Syamsul Qamar (tengah), didampingi jajarannya saat memberikan keterangan. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut), Syamsul Qamar, menegaskan bahwa pelaksanaan Musda Golkar Sumut tidak hanya berorientasi pada pemilihan ketua dan kepengurusan.

Menurutnya, agenda Musda memiliki cakupan yang jauh lebih luas, mulai dari konsolidasi organisasi hingga perumusan program strategis partai ke depan. Ia menjelaskan bahwa proses pemilihan ketua dan formasi kepengurusan hanya menjadi bagian kecil dari keseluruhan agenda Musda, dengan porsi sekitar 30 persen.

“Musda ini jangan dipahami hanya soal memilih ketua dan pengurus. Itu porsinya hanya sekitar 30 persen. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana merumuskan program dan memastikan program itu bisa dijalankan oleh pengurus yang terpilih,” ujarnya saat memberikan keterangan di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Rabu (28/1/2026).

Ia mengatakan Musda Golkar Sumut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal partai, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Konsolidasi tersebut dinilai krusial untuk menjaga soliditas organisasi dan meningkatkan kesiapan partai menghadapi agenda politik ke depan.

Dalam pelaksanaan Musda, kata dia, akan dibentuk tiga komisi dengan tugas dan fokus pembahasan yang berbeda. Masing-masing komisi akan membahas isu-isu strategis yang berkaitan dengan kebutuhan organisasi serta arah kebijakan partai.

“Ada tiga komisi yang akan bekerja. Salah satunya membahas rekomendasi, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan dan pembiayaan politik. Jadi Musda ini akan berjalan dinamis, tidak hanya terpusat pada proses pemilihan,” tuturnya.

Anggota DPRD Sumut Fraksi Golkar itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima berbagai masukan terkait program pemerintah dari fraksi-fraksi Partai Golkar di DPR. Masukan tersebut akan dibahas dalam forum Musda untuk diselaraskan dengan kebijakan dan program Partai Golkar di Sumatera Utara.

“Kami telah menerima masukan dari fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Masukan tersebut akan dibahas bersama dalam Musda sebagai bagian dari kontribusi Golkar untuk mendukung program-program pemerintah,” katanya.

Terkait munculnya sejumlah nama yang disebut-sebut sebagai calon pemimpin Golkar Sumatera Utara, Syamsul menyebut dinamika tersebut masih terus berkembang. Beberapa nama, seperti Hendriyanto Sitorus dan Andar Amin Harahap, mulai mencuat, namun kekuatan dan peluang masing-masing masih belum dapat dipastikan.

“Memang beberapa nama mulai muncul, seperti Hendriyanto dan Andar Amin. Namun kita belum bisa menilai sejauh mana kekuatan dan peluang mereka. Semuanya akan semakin jelas seiring berjalannya proses Musda,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini Steering Committee masih fokus mengidentifikasi figur-figur yang bersedia serta memenuhi persyaratan untuk dicalonkan mengisi posisi strategis dalam kepengurusan partai.

“Sekarang fokus kami adalah memastikan siapa saja yang bersedia dicalonkan, baik untuk posisi-posisi penting dalam kepengurusan, termasuk posisi ke-20, ke-25, ke-26, hingga ke-27. Semua harus melalui mekanisme dan proses sesuai aturan partai,” ujarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN