Masih Ada Daerah dengan Akses Terbatas Pascabencana Sumut

Kondisi Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel saat awal terjadi bencana di November 2025 lalu. Kini setelah tiga bulan berlalu, masih ditemukan daerah yang jangkauannya masih terbatas di Sumut. (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Masih ditemukan daerah dengan akses terbatas pascabencana Sumatra Utara (Sumut) yang terjadi pada 25 November 2025.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprovsu Basarin Yunus Tanjung mengatakan daerah yang masih sulit dilalui terletak di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Utara (Taput).
"Kalau daerah yang jangkauannya terbatas ada di Tapteng, tepatnya di Kecamatan Tukka dan Sibabangun, serta tiga desa lainnya. Jadi bukan terisolisasi," ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Basarin menjelaskan akses terbatas yang dimaksud adalah desa atau kecamatan belum bisa dilalui kendaraan roda empat maupun alat berat karena sejumlah fasilitas rusak.
"Kemudian, di Taput juga ada dua Kecamatan dan empat desa yang jangkauannya masih terbatas, ini ada juga jembatan-jembatan yang rusak," ucapnya.
Pemprov Sumut saat ini sedang berkolaborasi dengan TNI untuk membangun setidaknya 10 proyek jembatan untuk menghubungkan daerah-daerah tersebut agar bisa dilalui dengan normal kembali.
"Termasuk pembangunan 10 jembatan itu. Ada 10 jembatan yang kita bangun bersama TNI dan sekarang sudah selesai delapan jembatan," tutur Basarin yang juga merupakan Kepala Posko Bencana Sumut.
Meski sempat terkendala karena adanya bencana susulan beberapa waktu lalu, Basarin mengatakan sejumlah upaya terus dilakukan demi memudahkan perbaikan jembatan.
"Karena kemarin ada banjir lagi (susulan) jadi ada satu jembatan yang kembali rusak. Tapi, kita ada modifikasi cuaca di beberapa titik, semoga pengerjaan ini segera selesai dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya. (hm20)
























