Thursday, June 18, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kombes Ferry: Komunikasi Publik Kunci Kepercayaan Masyarakat pada Polisi

Mistar.idKamis, 18 Juni 2026 10.48
AN
MG
kombes_ferry_komunikasi_publik_kunci_kepercayaan_masyarakat_pada_polisi

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan. (Foto: Matius/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan pentingnya komunikasi publik dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Hal itu disampaikannya saat memberikan materi pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas Polda Sumut Tahun Anggaran 2026 yang mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media dalam Mendukung Program Pemerintah.”

Ferry menyebut, fungsi humas tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga berperan sebagai bagian dari manajemen strategis organisasi yang bertugas membangun hubungan dengan publik melalui komunikasi yang efektif, terencana, dan kredibel.

“Keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kinerja yang dilakukan, tetapi juga bagaimana organisasi mampu membangun komunikasi, menghadirkan transparansi, serta menciptakan kepercayaan publik,” ujar Kombes Ferry Walintukan, Kamis (18/6/2026), dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar.

Ferry menjelaskan, perkembangan ilmu kehumasan menuntut praktisi humas mengedepankan keterbukaan, komunikasi dua arah, kemampuan memahami opini publik, serta pengelolaan isu secara profesional.

Ia menambahkan, personel humas harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kecerdasan emosional, serta mampu menyampaikan informasi secara sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

Di era digital, lanjut Ferry, humas juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperluas jangkauan informasi serta membangun citra positif institusi.

Selain itu, kemampuan manajemen krisis dinilai menjadi aspek penting dalam tugas kehumasan. Menurutnya, setiap isu maupun pemberitaan negatif harus direspons secara cepat, akurat, dan transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Humas harus hadir sebagai solusi dalam setiap persoalan komunikasi. Kecepatan harus diimbangi dengan akurasi, karena kepercayaan publik dibangun dari informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Perwira menengah Polri itu juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan insan pers, komunitas digital, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat sebagai mitra strategis dalam menciptakan komunikasi publik yang sehat dan konstruktif.

Ia berharap, melalui Rakernis Humas Polda Sumut 2026, seluruh personel humas jajaran semakin profesional, modern, humanis, dan terpercaya dalam mendukung penguatan citra Polri serta program pemerintah. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN