Thursday, October 1, 2026
home_banner_first
MEDAN

Karhutla Belum Teratasi, IDAI Ingatkan Perlindungan Anak dari Paparan Asap

Mistar.idKamis, 1 Oktober 2026 pukul 17.45 WIB
karhutla_belum_teratasi_idai_ingatkan_perlindungan_anak_dari_paparan_asap_

Karhutla Belum Teratasi, IDAI Ingatkan Perlindungan Anak dari Paparan Asap

news_banner

Medan, MISTAR.ID (1/10/2026) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Indonesia masih terus berlangsung. Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Wahyuni Indawati, Sp.A, Subsp. Respi(K), memberikan saran perlindungan untuk anak.

Wahyuni mengatakan paparan asap karhutla dapat menyebabkan masalah kesehatan pada anak, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), bronkiektasis, maupun penyakit paru kronik lainnya.

"Anak ini jadi kelompok berisiko tinggi jika terus terpapar asap karhutla, khususnya anak yang memiliki penyakit jantung bawaan maupun riwayat penyakit displasia bronkopulmonal," ujar Wahyuni, Kamis (1/10/2026).

Wahyuni memberikan saran perlindungan agar anak tidak terpapar asap karhutla terus-menerus, yaitu dengan memantau kualitas udara lokal melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

Menurutnya, orang tua perlu menyiapkan ruangan bersih di rumah dengan dilengkapi alat pembersih udara portabel. Penting juga membatasi aktivitas anak agar tetap di dalam rumah dengan pintu dan jendela tertutup.

"Apabila harus keluar rumah, gunakan masker pada anak untuk mencegah asap terhirup dan dapat gunakan kacamata supaya mata anak tercegah dari iritasi asap karhutla," ucapnya.

Ia menegaskan agar orang tua segera mencari bantuan medis apabila anak mengalami sulit bernapas maupun menolak makan dan minum.

"Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama melindungi anak Indonesia dari bahaya asap karhutla dengan memantau kualitas udara secara berkala," katanya.(hm02)

Ilustrasi penggunaan masker pada anak untuk mencegah paparan asap karhutla.(Foto: Dinkes Sumut/Mistar)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN