Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kabupaten Batu Bara Kebagian Anggaran Rp100 Miliar pada 2026

Mistar.idSabtu, 30 Mei 2026 pukul 12.22 WIB
kabupaten_batu_bara_kebagian_anggaran_rp100_miliar_pada_2026

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut, Yahdi Khoir Harahap. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumatera Utara (Sumut), Yahdi Khoir Harahap, mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Batu Bara pada 2026.

Dana tersebut diberikan karena banyaknya persoalan infrastruktur jalan dan sektor pertanian yang harus diselesaikan.

Saat melakukan reses beberapa waktu lalu, banyak masyarakat mengeluhkan kondisi jalan rusak. Meski jalan tersebut bukan jalan provinsi, Pemprov Sumut tetap memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

“Secara total, program Pemprov Sumut untuk Kabupaten Batu Bara mencapai Rp100 miliar. Anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan dan perbaikan jalan, rehabilitasi jaringan irigasi pertanian, hingga bantuan sosial bagi masyarakat dan nelayan,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Ia menjelaskan, salah satu proyek prioritas tahun 2026 adalah pembangunan ruas jalan sepanjang 55 kilometer dari perbatasan Sergai–Simpang Lima Kampung Lalang hingga akses menuju kawasan Inalum dengan total anggaran mencapai Rp33 miliar.

“Di Kabupaten Batu Bara, sebagian besar jalan provinsi hampir selesai. Mudah-mudahan tahun ini rampung,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut itu.

Selain itu, kata Yahdi, pembangunan jalan Tanjung Kasau–Bandar Marsilam sepanjang sekitar 600 meter juga terus berlanjut dengan dukungan anggaran sebesar Rp3 miliar.

Tidak hanya infrastruktur jalan, sektor pertanian juga menjadi perhatian utama. Yahdi menilai jaringan irigasi memiliki peran vital bagi Kabupaten Batu Bara yang memiliki sekitar 12 ribu hektare lahan persawahan.

Salah satu proyek yang menjadi prioritas adalah rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Cinta Damai–Cinta Maju atau Sidalu Dalu yang selama ini dikeluhkan petani akibat kerusakan bendungan.

“Alhamdulillah, tahun ini Sidalu Dalu mendapat anggaran Rp20 miliar. Bendungan yang jebol dan runtuh akan direhabilitasi, dan proses tender sedang berlangsung,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pengerjaan proyek tersebut diperkirakan dimulai pada Juni 2026 karena membutuhkan pengalihan aliran sungai selama proses pembangunan berlangsung.

Selain Sidalu Dalu, Pemprov Sumut juga mengalokasikan Rp9,5 miliar untuk pengerukan sedimentasi Bendungan Semangar di kawasan irigasi Tanjung Muda, serta tambahan Rp7,5 miliar untuk pengelolaan lanjutan.

“Bendungan Semangar berfungsi sebagai bendungan distribusi air untuk Sungai Tanjung Muda, Sungai Sidalu Dalu, dan Sungai Gambus,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada sektor sosial dan pemberdayaan masyarakat, bantuan sosial untuk rumah ibadah dan sekolah di Kabupaten Batu Bara tahun ini mencapai sekitar Rp1,3 miliar.

Pasalnya, Pemprov juga mulai menyalurkan bantuan kepada kelompok nelayan dan pembudidaya ikan sebagai upaya mendukung ekonomi masyarakat pesisir.

“Beberapa waktu lalu kami memberikan perahu kepada kelompok nelayan di Desa Gambus Laut. Juni ini, bantuan budidaya ikan nila, lele, dan gurami akan disalurkan kepada lima kelompok,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh program pembangunan tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui DPRD Sumatera Utara demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batu Bara. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN