Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Jalan Pelabuhan Belawan Rusak Parah Bertahun-tahun, Warga Desak Pelindo dan Pemko Medan Bertindak

Mistar.idSelasa, 10 Februari 2026 15.48
journalist-avatar-top
KP
jalan_pelabuhan_belawan_rusak_parah_bertahuntahun_warga_desak_pelindo_dan_pemko_medan_bertindak

Kondisi Jalan Raya Pelabuhan Belawan dipenuhi lubang (Foto: Kamal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kondisi Jalan Raya Pelabuhan Belawan yang menjadi akses utama keluar-masuk dari pintu Tol Belmera menuju Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Perikanan Gabion hingga kini masih memprihatinkan. Bertahun-tahun lamanya, jalan tersebut mengalami kerusakan parah tanpa adanya perbaikan menyeluruh.

Yono, warga Belawan, menyebutkan bahwa selama ini perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara.

“Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak. Kalaupun diperbaiki, hanya tambal sulam dan tidak pernah tuntas,” ujar Yono kepada Mistar ID, Selasa (10/2/2026).

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Ketua Umum Ormas Anak Belawan Bersatu (ABB), Dedi Ainal. Ia menilai tidak adanya perhatian serius dari PT Pelindo maupun Pemerintah Kota Medan terhadap kerusakan Jalan Pelabuhan Raya yang menjadi urat nadi aktivitas logistik di kawasan tersebut.

“Setiap hari jalan ini dilintasi truk kontainer dan kendaraan angkutan barang dari dan menuju Pelabuhan Belawan. Kondisi jalan yang penuh lubang membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati dan sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Dedi.

Dedi menegaskan, masyarakat sudah lama resah akibat kondisi jalan yang membahayakan keselamatan. Ia berharap Pelindo, Pemko Medan, serta perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di kawasan Belawan tidak menutup mata dan segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Menurutnya, tanggung jawab atas kerusakan Jalan Pelabuhan Raya tidak hanya berada di pundak PT Pelindo. Sejumlah perusahaan besar yang menikmati akses jalan tersebut juga dinilai harus ikut bertanggung jawab.

“Perusahaan-perusahaan besar juga menggunakan jalan ini setiap hari. Jangan tutup mata. Mereka juga harus ikut bertanggung jawab,” tegasnya.

Dedi juga menyoroti banyaknya korban akibat kondisi jalan yang rusak, mulai dari kecelakaan fatal, cacat seumur hidup, hingga kerugian materi yang dialami masyarakat.

Ia membandingkan cepatnya proses reklamasi laut yang dilakukan PT Pelindo untuk pembangunan dermaga penumpukan kontainer di kawasan Gabion Belawan dengan lambannya penanganan jalan rusak di sepanjang Jalan Pelabuhan Raya.

“Reklamasi laut bisa cepat dikerjakan, tapi jalan rusak yang sudah bertahun-tahun ini tidak kunjung diperbaiki. Ini sangat disayangkan,” tutup Dedi Ainal kepada awak media.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN