Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Cuaca Panas di Medan Picu Risiko Kebakaran, BPBD Imbau Warga Waspada

Mistar.idSelasa, 24 Maret 2026 pukul 17.46 WIB
cuaca_panas_di_medan_picu_risiko_kebakaran_bpbd_imbau_warga_waspada

Cuaca panas di Kota Medan. (Foto: Deddy/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Cuaca panas yang melanda Kota Medan sejak pertengahan Maret 2026 diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan dan menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait meningkatnya potensi kebakaran di sejumlah wilayah.

Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya yang berpotensi memicu kebakaran.

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, menegaskan bahwa kondisi lingkungan yang kering akibat cuaca panas membuat risiko kebakaran meningkat secara signifikan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Dalam kondisi panas seperti ini, lingkungan menjadi sangat mudah terbakar,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak membakar sampah. Selain berdampak buruk bagi lingkungan, aktivitas tersebut dinilai dapat memperparah kondisi panas sekaligus meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

“Buang sampah pada tempatnya karena petugas kebersihan akan mengangkutnya. Jangan membakar sampah karena justru memperburuk situasi,” katanya.

Tidak hanya itu, Yunita mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun bangunan lainnya. Hal ini penting untuk mencegah korsleting listrik yang kerap menjadi salah satu penyebab kebakaran.

Di sisi lain, dari aspek kesehatan, ia mengimbau warga untuk menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas. Konsumsi air yang cukup, istirahat yang memadai, serta asupan makanan bergizi sangat dianjurkan guna menghindari dehidrasi.

Masyarakat juga disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Jika terpaksa beraktivitas di bawah terik matahari, penggunaan pelindung seperti topi, payung, hingga tabir surya sangat dianjurkan.

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Pemko Medan berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman sekaligus mengurangi risiko bencana di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN