Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Bulog Sumut Siapkan 255 Ton Beras per Hari untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumut

Mistar.idRabu, 31 Desember 2025 pukul 14.52 WIB
bulog_sumut_siapkan_255_ton_beras_per_hari_untuk_korban_bencana_di_aceh_dan_sumut

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto (tengah). (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatra Utara (Sumut) setiap hari menyediakan 255 ton beras di Lanud Soewondo Kota Medan untuk dikirim ke wilayah terdampak bencana Aceh dan Sumut.

“Setiap hari kami siapkan 20 ton beras di Lanud Soewondo untuk diterbangkan ke Tamiang. Kami juga mengirim sekitar 200 ton ke Takengon dan 35 ton ke Gayo Lues, serta Bener Meriah menggunakan pesawat BNPB dari Kualanamu," ucap Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, Rabu (31/12/2025).

Pengiriman beras melalui udara terus dilakukan karena masih banyak akses yang belum bisa dilalui ke lokasi terdampak bencana.

Hingga hari ini, Bulog Sumut telah mendistribusikan sebanyak 44.551 ton beras untuk bantuan bencana alam dan bantuan pangan reguler.

"Kabupaten Langkat menjadi wilayah tertinggi yang mendapatkan bantuan dengan alokasi 1.700 ton, disusul Tapanuli Tengah. Kondisi saat ini memang menantang karena jalur utama menuju Sibolga dari Medan yang memiliki empat jalur alternatif seluruhnya tertutup longsor," kata Budi, Rabu (31/12/2025).

Kondisi terisolasi yang paling parah dialami oleh wilayah Aceh Tamiang dan Takengon. Karena jalur dari Kota Langsa terputus lumpur, Bulog Sumut mengirimkan 90 ton beras ke Tamiang melalui jalur udara dengan bantuan Lanud Soewondo dan BPBD Sumut.

Hambatan logistik di Sibolga berdampak langsung pada pasokan pangan di Kepulauan Nias karena Sibolga merupakan pintu masuk utama logistik ke sana. Guna mengantisipasi kelangkaan di Nias, Bulog bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut.

"Kami dibantu KRI Banda Aceh untuk mengirimkan 320 ton beras langsung dari Belawan menuju Nias dua minggu lalu. Sementara untuk Sibolga sendiri, kami memasok sekitar 750 ton beras melalui jalur laut dari Teluk Bayur, Padang," ujarnya.

Di tengah situasi darurat, Bulog juga terus mengejar penyaluran bantuan pangan gratis bagi 844.696 keluarga penerima manfaat di Sumut. Hingga kini, realisasi telah mencapai 89,7 persen.

Budi menyebutkan kendala distribusi masih terjadi di titik-titik yang terputus total seperti arah Tanjungpura dan Adiankoting (jalur Balige-Sibolga). Setiap penerima berhak mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

"Kami sedang mengajukan perpanjangan masa penyaluran hingga 31 Januari agar hak masyarakat tetap terpenuhi. Kolaborasi lintas instansi ini sangat luar biasa, memberikan banyak kemudahan bagi kami untuk menjangkau warga yang terdampak bencana," tutur Budi. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN