Buka Musrenbang 2027, Mendagri Sebut Pemerataan di Sumut Masih Kurang

Mendagri Tito Karnavian saat menghadiri kegiatan Musrenbang RKPD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2027. (foto: iqbal/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membuka kegiatan Musrenbang RKPD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2027, Rabu (22/4/2026). Dalam kesempatan itu, Tito mengatakan pembangunan di Sumut terbilang, bagus meski belum sepenuhnya merata.
"Saya hanya ingin mengingatkan bahwa Sumatera Utara dalam indikator-indikator pembangunannya relatif bagus, tapi setelah saya baca tidak merata," ujarnya.
Tito mencontohkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sumut seperti sektor pendidikan, kesehatan dan lainnya yang memiliki tren positif di tingkat nasional, namun jika dilihat dari daerah masih belum berjalan merata.
"Sumut ini termasuk Indeks pembangunan manusianya tinggi (76,47), lebih tinggi daripada angka IPM nasional 75,90. Artinya kualitas SDM di Sumut relatif bagus di banding nasional, itu goodnews, artinya banyak orang pinter," ucapnya.
"Tapi mari kita bedah kabupaten dan kotanya, itu (76,47) kan angka rata-rata. Kita lihat 76,47, yang membuat tinggi itu siapa, Kota Medan 83, Pematangsiantar 81, Tebing Tinggi 79 dan seterusnya, tapi ada daerah yang IPM nya kualitas SDM nya masih di bawah rata-rata. Kita lihat Nias, Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat angkanya 6," timpalnya.
Baca Juga: Musrenbang RKPD 2027 Simalungun: Bupati Tekankan Program Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Tito meminta Gubernur Sumut dan Kepala Daerah agar lebih teliti dalam melihat data yang ada. Menurutnya, pemerataan akan lebih baik dilakukan hingga tingkat yang paling kecil.
"Makanya tolong dari provinsi ketika melihat angka jangan terjebak, bedah lagi per kabupaten dan kota. Gitu pun pak bupati jangan terjebak dengan angka kecamatan atau desa, makin detail makin bagus," tuturnya.
Eks Kapolri itu berharap Musrenbang RKPD Provinsi Sumut yang akan digelar 22-23 April 2026 ini bisa menjadi langkah awal pembangunan di tahun 2027.
"Jadi Musrenbang ini jangan jadi acara kumpul-kumpul dan berjalan biasa-biasa saja, tapi betul-betul musyawarah ini menjadi batu pertama untuk pelaksanaan pembangunan di tahun 2027 agar bisa berjalan dengan baik," katanya.
PREVIOUS ARTICLE
89 Persen ASN Setwan DPRD Medan WFH Setiap Jumat





















