Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

Jangan Terulang, Bobby Nasution Minta PLN Evaluasi Total Usai Blackout di Sumatera

Mistar.idRabu, 27 Mei 2026 10.12
journalist-avatar-top
jangan_terulang_bobby_nasution_minta_pln_evaluasi_total_usai_blackout_di_sumatera

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menerima audiensi GM PLN UID Sumut di Ruang Kerja Gubernur, Jalan Diponegoro Nomor 31 Medan, Selasa (26/5/2026). (Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut/Munawar Harahap)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, meminta peristiwa padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pulau Sumatera pada Jumat (22/5/2026) lalu menjadi pembelajaran penting bagi PLN. Pasalnya, pemadaman dengan durasi panjang tersebut menimbulkan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat menerima General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumut, Mundakhir Salman, di ruang kerjanya, Selasa (26/5/2026). Dalam pertemuan tersebut dibahas penyebab gangguan listrik yang dipicu putusnya jaringan kabel listrik bertegangan ekstra tinggi di Jambi.

“Saya melihat kemarin dari apa yang terjadi dan apa penyebabnya. Sudah kita minta antisipasi seluruh pemerintahan untuk menggunakan genset. Namun karena terjadi tiba-tiba, jadi tidak semua bisa ter-cover,” ujar Bobby Nasution.

Menurut Bobby, kejadian blackout yang hampir terjadi setiap tahun di Sumatera harus menjadi evaluasi serius, terlebih pemerintah saat ini terus mendorong penggunaan energi listrik di berbagai sektor.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menerima audiensi GM PLN UID Sumut di Ruang Kerja Gubernur, Jalan Diponegoro Nomor 31 Medan, Selasa (26/5/2026). (Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut/Munawar Harahap)

“Hari ini pemerintah mendorong semua serba listrik, mulai dari kompor, mobil, bahkan transportasi umum seperti bus sudah menggunakan listrik. Makanya kami minta dukungan dan jaminan ketersediaan listrik. Jangan lagi ada istilah blackout setiap tahun karena dampaknya sangat luas dan berlangsung lama,” katanya.

Bobby juga menyoroti pentingnya sistem cadangan listrik, khususnya untuk pelayanan vital seperti rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang membutuhkan daya besar. Apalagi sebelumnya Menteri ESDM menyebut pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam kondisi surplus.

Selain itu, Bobby turut menekankan perlunya penguatan pasokan listrik di Kepulauan Nias melalui pembangunan pembangkit listrik agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Menanggapi hal tersebut, GM PLN UID Sumut Mundakhir Salman menyampaikan permohonan maaf atas blackout yang terjadi akibat gangguan sistem kelistrikan di Jambi yang berdampak pada jaringan Sumbagut secara menyeluruh.

Namun demikian, PLN memastikan akan meningkatkan kesiapan pasokan listrik, termasuk untuk mendukung pelaksanaan Piala AFF U-19 di Sumut, terutama di stadion dan fasilitas pendukung lainnya.

“Khusus di daerah bencana, tinggal di Kabupaten Tapanuli Tengah saja yang perlu perbaikan. Untuk perhelatan Piala AFF, kami akan mempersiapkan lebih baik,” pungkasnya. (H13/Diskominfo Sumut)