Atasi 3 Masalah Desa Pesisir, Mahasiswa Unimed Sulap Sampah Plastik Jadi Cuan di Tanjung Rejo

Mahasiswa Prodi Pendidikan Masyarakat FIP Unimed saat menjalankan proyek kemanusiaan di Desa Tanjung Rejo. (Foto: Humas Unimed/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (6/10/2026) - Sebanyak 19 mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan (Unimed) angkatan 2024 menggelar proyek kemanusiaan di Rumah Literasi Mangrove, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Program yang dibimbing Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Ibnu Hajar bersama tim dosen pendamping ini menyasar tiga persoalan utama warga, yakni rendahnya pemanfaatan ruang literasi, persoalan sampah plastik, dan belum optimalnya potensi lokal.
Pengelola Rumah Literasi Mangrove, Muhammad Sidiq Zaelani, mengakui fasilitas edukasi tersebut belum sepenuhnya dikenal warga sekitar.
"Kedatangan para mahasiswa bisa menjadi cara untuk memperkenalkan rumah literasi ini kepada masyarakat dan memaksimalkannya sebagai ruang kegiatan positif bagi anak-anak," katanya, Selasa (6/10/2026).
Untuk menarik minat, mahasiswa merombak tata ruang dengan menghadirkan pojok baca yang lebih estetis dan ramah anak. Di ruang baru ini, anak-anak rutin diajak dan dibimbing membaca, menulis, dan berhitung (calistung) hingga mengaji.
Melihat masih banyak warga membakar sampah plastik rumah tangga, mahasiswa memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan ecobrick kepada anak-anak dan orang tua agar limbah plastik bernilai guna.
"Setiap rumah tangga diajak untuk tidak membakar atau membuang sampah plastik. Sampah plastik dikumpulkan. Anak-anak diajarkan membuat ecobrick dari sampah plastik," ujar DPL Ibnu Hajar.
Selain itu, mahasiswa menyoroti potensi bunga telang yang tumbuh melimpah namun dibiarkan. Mereka merangkul kelompok wirid ibu-ibu untuk dilatih mengolah bunga telang menjadi teh herbal bernilai ekonomis.
"Kami berharap pemberdayaan masyarakat selama kurang lebih satu bulan ini dapat memberikan dampak besar bagi anak-anak dan warga sekitar," tuturnya.(hm02)
















































