360 Jemaah Kloter 1 Tiba di Asrama Haji, Ketua PPIH Medan Ingatkan Kartu Nusuk Wajib Dibawa

Jemaah calon haji Kloter 1 asal Binjai dan Medan saat tiba di Asrama Haji Medan, Selasa (21/4/2026). (Foto: Amita/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Sebanyak 360 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 resmi memasuki Asrama Haji Medan, Selasa (21/4/2026). Keberangkatan perdana ini menandai dimulainya fase operasional haji tahun 2026 di Sumatera Utara dengan berbagai peningkatan layanan signifikan.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengonfirmasi seluruh jemaah dalam kloter pertama ini dipastikan berangkat tanpa ada yang tertunda atau gagal berangkat.
Jemaah Kloter 1 terdiri dari warga asal Kota Binjai dan Kota Medan dengan rincian sebanyak 354 orang jemaah ditambah 6 orang petugas haji. Jemaah mulai masuk asrama pukul 06.00 WIB dan akan diberangkatkan pukul 01.05 WIB dengan tujuan penerbangan langsung menuju Madinah.
"Kloter 1 berangkat semua, tidak ada yang gagal berangkat. Kami sudah menyiapkan skema kedatangan hingga keberangkatan agar jemaah merasa nyaman sebelum menempuh perjalanan panjang," kata Zulkifli.
Zulkifli memberikan penekanan khusus mengenai Kartu Nusuk yang menjadi inovasi utama tahun ini. Belajar dari evaluasi tahun 2025, di mana banyak jemaah tidak mendapatkan kartu tersebut hingga pulang, tahun ini kartu identitas digital dan fisik tersebut dibagikan lebih awal.
Baca Juga: Tepung Tawari Calon Jemaah Haji, Gubernur Bobby: Jaga Kesehatan, Kekompakan, dan Nama Baik Sumut
Zulkifli mengingatkan kartu tersebut adalah identitas tunggal yang diakui pemerintah Arab Saudi untuk mengakses area-area ibadah.
"Kartu Nusuk harus terus melekat di badan jemaah, kecuali saat mandi. Kartu ini adalah identitas resmi saat berada di Tanah Suci. Tanpa ini, pergerakan jemaah di wilayah Masyair (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) akan sangat sulit," ucapnya.
Peningkatan layanan lain yang menonjol tahun ini adalah akses jemaah di Bandara Internasional Kualanamu. Jika sebelumnya jemaah haji sering kali diberangkatkan melalui terminal kargo, tahun ini jemaah akan diperlakukan layaknya penumpang internasional reguler.
"Jemaah akan diberangkatkan dari Kualanamu, bukan dari terminal kargo lagi. Tahun ini langsung menuju Terminal Internasional Gate 12 melalui garbarata. Ini merupakan bentuk penghormatan dan upaya memberikan kenyamanan maksimal bagi para tamu Allah," ujar Zulkifli.
Secara total, Sumatera Utara memberangkatkan 5.972 jemaah pada musim haji 2026. Jumlah ini sedikit mengalami penyesuaian dari data sebelumnya guna memastikan seluruh kuota terserap maksimal.
"Harapan kita tentu agar semua proses berjalan dengan baik. Kami ingin jemaah dapat beribadah dengan khusyuk di Tanah Suci sehingga mampu mencapai predikat haji mabrur dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat," tuturnya. (hm25)





















