Ini Cara Menyimpan Bumbu Halus Tetap Segar Tanpa Kulkas

Ilustrasi bumbu halus. (Foto: Freepik)
Medan, MISTAR.ID
Bumbu halus menjadi salah satu andalan untuk menambah cita rasa masakan. Namun, menjaga kesegarannya bukan perkara mudah, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki kulkas di rumah.
Bumbu halus yang bersifat basah cenderung cepat rusak dan mudah membusuk jika disimpan pada suhu ruang. Idealnya, bumbu halus disimpan di dalam kulkas agar dapat bertahan lebih lama.
Meski demikian, terdapat sejumlah cara praktis yang dapat dilakukan untuk menjaga bumbu halus tetap awet meskipun tanpa pendingin. Namun perlu diperhatikan, bumbu halus umumnya hanya bertahan sekitar 24 jam pada suhu ruang sehingga disarankan untuk segera digunakan.
Sejumlah sumber menyebutkan, salah satu cara menyimpan bumbu halus tanpa kulkas adalah menggunakan wadah kedap udara. Wadah jenis ini dapat mencegah masuknya udara yang mempercepat proses pembusukan serta menjaga aroma bumbu tetap segar.
Selain itu, penggunaan kantong vakum juga dinilai efektif karena dapat mengurangi kontak bumbu dengan oksigen. Metode ini cocok untuk menyimpan bumbu dalam jumlah besar atau saat dibawa bepergian.
Cara lain yang dapat dilakukan adalah menambahkan garam dan minyak saat menghaluskan bumbu. Dikutip dari NDTV, garam berfungsi sebagai pengawet alami, sementara minyak membantu menjaga kelembapan dan menghambat pertumbuhan bakteri.
Menumis bumbu halus sebelum disimpan juga menjadi cara tradisional yang cukup efektif. Bumbu ditumis hingga harum untuk mengurangi kadar air. Meski lebih awet, bumbu tumisan tetap disarankan digunakan dalam waktu kurang dari 24 jam agar cita rasanya tidak berubah.
Para ahli juga menyarankan untuk membuat atau membeli bumbu halus dalam jumlah kecil sesuai kebutuhan harian. Hal ini bertujuan agar bumbu tidak terbuang dan kualitasnya tetap terjaga. Alternatif lainnya adalah membeli rempah dalam bentuk utuh dan menghaluskannya saat akan digunakan.
Bagi yang tidak memiliki kulkas, cooler box dapat menjadi solusi penyimpanan sementara. Bumbu disimpan dalam wadah kedap udara lalu dimasukkan ke dalam cooler box berisi es batu. Es perlu diganti secara berkala agar suhu tetap dingin.
Selain es batu, penggunaan dry ice pack juga dinilai efektif menjaga suhu dingin lebih lama, terutama saat perjalanan jauh. Dry ice pack direndam hingga mengembang, dibekukan selama 12 jam, lalu disimpan bersama bumbu di dalam cooler box.
Dengan menerapkan berbagai cara tersebut, bumbu halus tetap dapat disimpan dengan baik meski tanpa kulkas. Namun, masyarakat tetap diimbau menggunakan bumbu halus dalam waktu maksimal 24 jam jika disimpan pada suhu ruang guna menjaga keamanan dan kualitas makanan. (hm25)























