Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

PB IDI Sarankan Tenaga Medis dan Nakes Lakukan Vaksin Campak

Mistar.idSelasa, 28 April 2026 pukul 17.23 WIB
pb_idi_sarankan_tenaga_medis_dan_nakes_lakukan_vaksin_campak

Aktivitas imunisasi campak. (foto: Berry/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Mewakili seluruh Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Wakil Ketua Umum PB IDI, dr Hamzah Hasan turut menganjurkan agar tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) untuk menerima imunisasi atau vaksin campak dari Kementerian Kesehatan.

"Saya yakin mereka (tenaga medis dan kesehatan) pada ikut (vaksin campak). Kita menyarankan mereka ikut, kalau masih ada yang (belum vaksin campak) ini, kita sarankan ikut," ujarnya kepada Mistar, Selasa (28/4/2026).

Menurut Hamzah, semua tenaga medis dan kesehatan karena fasilitas sudah diberikan pemerintah, ia yakin mereka akan mengikuti apa yang sudah diintrusikan Kementerian Kesehatan.

"Karena (vaksin campak) adalah upaya untuk melindungi diri sendiri. Mereka para tenaga medis dan kesehatan saya yakin paham jika imunisasi itu salah satu untuk melindungi diri dari penularan penyakit," ucapnya.

Sebelumnya, PB IDI turut mendukung upaya perlindungan yang diberikan Kementerian Kesehatan kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan dari penyakit campak saat penanganan pasien di fasilitas kesehatan.

Kementerian Kesehatan keluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/1837/2026, tentang pemberian imunisasi Campak Rubela (MR) untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit (RS) Kemenkes, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta Dokter Umum/Dokter Gigi di wahana Internsi.

Sejumlah RS milik Kemenkes dan Pemerintah Daerah telah melakukan upaya pemberian imunisasi campak kepada tenaga medis dan kesehatan meliputi RS Pusat Otak Nasional Jakarta, RSPI Sulianti Saroso Jakarta, RS M Hoesin Palembang, RSUP Makassar CPI, RS Adam Malik Medan dan RSUD Kota Bandung.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN