Pancaran Urine Melemah? Waspadai Tanda Pembesaran Prostat

Ilustrasi Prostat (Foto: Istimewa/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID - Pancaran urine yang melemah, sulit memulai buang air kecil, atau kembali merasa ingin berkemih setelah waktu singkat sebaiknya tidak diabaikan. Keluhan tersebut bisa menjadi tanda gangguan saluran kemih, termasuk pembesaran prostat yang kerap dialami pria seiring bertambahnya usia.
Dokter Spesialis Urologi RSUD Bung Karno Kota Surakarta, dr. Muhammad Akbar Pradikto, Sp.U., menjelaskan bahwa pembesaran prostat dapat menekan uretra, yakni saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh.
Hal tersebut dibahas dalam podcast HEALTHY TALK bertajuk “Gangguan Berkemih, Tanda Awal Pembesaran Prostat” yang ditayangkan melalui kanal YouTube Tribun Health.
Mengapa Prostat Bisa Membesar?
Prostat merupakan kelenjar yang terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi sebagian uretra. Organ ini menghasilkan cairan yang menjadi bagian dari air mani.
Seiring bertambahnya usia, prostat dapat mengalami pembesaran jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH). Kondisi ini berbeda dari kanker prostat.
Pembesaran terjadi ketika pertumbuhan sel dalam jaringan prostat menyebabkan volumenya bertambah. Karena letaknya mengelilingi uretra, pembesaran tersebut dapat menekan saluran urine dan mengganggu proses berkemih.
Kenali Gejala Pembesaran Prostat
Gejala pembesaran prostat umumnya berkaitan dengan perubahan aliran urine. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan meliputi:
- Pancaran urine melemah, tidak sekuat biasanya.
- Buang air kecil terputus-putus, sehingga aliran urine tidak lancar.
- Sulit memulai berkemih, bahkan perlu mengejan agar urine keluar.
- Merasa kandung kemih belum kosong setelah buang air kecil.
- Sering ingin berkemih kembali, meskipun baru saja buang air kecil.
Keluhan tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika sering muncul pada malam hari dan membuat waktu tidur terpotong.
Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?
Gejala gangguan berkemih tidak selalu disebabkan oleh pembesaran prostat. Infeksi saluran kemih, peradangan prostat, dan kondisi lain juga dapat menimbulkan keluhan serupa.
Karena itu, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab yang tepat. Dokter dapat menentukan pemeriksaan lanjutan dan penanganan sesuai kondisi pasien.
Pria yang mengalami pancaran urine melemah, sulit berkemih, atau sering merasa ingin buang air kecil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, terutama jika keluhan berlangsung terus-menerus atau semakin mengganggu.
Jika sama sekali tidak bisa buang air kecil, segera cari pertolongan medis karena kondisi tersebut dapat menandakan sumbatan yang membutuhkan penanganan segera.


















































