Thursday, October 15, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

4 Cara Menjaga Kesehatan Metabolik, Bukan Cuma Mengatur Berat Badan

Mistar.idKamis, 15 Oktober 2026 pukul 18.47 WIB
4_cara_menjaga_kesehatan_metabolik_bukan_cuma_mengatur_berat_badan

Ilustrasi Kesehatan metabolik bukan cuma diukur dari berat badan. (Foto: iStock/Moyo Studio)

Jakarta, MISTAR.ID - Kesehatan metabolik tidak hanya ditentukan oleh berat badan ideal. Kondisi ini juga berkaitan dengan kemampuan tubuh mengolah makanan menjadi energi serta menjaga kadar gula darah, lemak darah, dan tekanan darah tetap terkendali.

Pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, hingga kebiasaan tidur yang buruk dapat memengaruhi keseimbangan metabolisme. Karena itu, menjaga kesehatan metabolik membutuhkan perubahan gaya hidup yang dilakukan secara konsisten.

Nutrition Education and Training Lead Asia Pacific Herbalife, Vipada Sae-Lao, menjelaskan bahwa kesehatan metabolik dipengaruhi berbagai faktor yang saling berkaitan, termasuk komposisi tubuh, sistem pencernaan, aktivitas fisik, dan kualitas tidur.

Berikut empat cara yang dapat diterapkan untuk mendukung kesehatan metabolik.

1. Jaga Keseimbangan Komposisi Tubuh

Berat badan bukan satu-satunya tolok ukur kesehatan. Perbandingan massa otot dan lemak juga perlu diperhatikan karena otot berperan dalam penggunaan energi, termasuk saat tubuh beristirahat.

Untuk menjaga massa otot, lakukan aktivitas fisik secara rutin dan penuhi kebutuhan protein dari makanan seperti ikan, telur, kacang-kacangan, serta sumber protein lainnya.

Tubuh juga membutuhkan lemak untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Namun, penumpukan lemak berlebih, terutama di sekitar organ dalam, dapat berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan metabolik.

Karena itu, terapkan pola makan beragam yang mencakup protein, karbohidrat, lemak sehat, sayuran, dan buah-buahan.

2. Kendalikan Kadar Gula Darah

Gula darah merupakan salah satu indikator penting kesehatan metabolik. Tubuh mengubah karbohidrat menjadi glukosa, kemudian menggunakan hormon insulin untuk membantu memasukkan glukosa ke dalam sel sebagai sumber energi.

Konsumsi gula tambahan dan karbohidrat olahan secara berlebihan, terutama jika asupan serat rendah, dapat menyulitkan pengendalian gula darah.

Untuk mendukung kestabilan gula darah, pilih makanan kaya serat seperti biji-bijian utuh, sayuran, dan buah-buahan. Seimbangkan asupan karbohidrat dengan protein dan lemak sehat, serta lakukan aktivitas fisik secara teratur.

Menjaga jadwal makan yang konsisten dan menghindari makan dalam porsi besar menjelang tidur juga dapat membantu membangun kebiasaan yang lebih sehat.

3. Rawat Kesehatan Usus

Kesehatan usus memiliki hubungan erat dengan pencernaan, metabolisme zat gizi, dan sistem kekebalan tubuh. Di dalam saluran pencernaan terdapat mikrobioma, yaitu kumpulan mikroorganisme yang membantu menjalankan berbagai fungsi tubuh.

Salah satu cara mendukung keseimbangan mikrobioma adalah memperbanyak konsumsi makanan berserat, seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Beberapa jenis serat berfungsi sebagai prebiotik yang menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme bermanfaat di usus.

Makanan fermentasi yang mengandung mikroorganisme hidup juga dapat menjadi pilihan. Sementara itu, penggunaan suplemen probiotik sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan karena manfaatnya bergantung pada jenis mikroorganisme dan kondisi setiap orang.

Pola makan seimbang yang diterapkan secara konsisten membantu mendukung fungsi pencernaan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Perbaiki Kualitas Tidur dan Kelola Stres

Kualitas tidur turut memengaruhi metabolisme energi, keseimbangan hormon, serta pengaturan rasa lapar dan kenyang. Kurang tidur dapat mengganggu sensitivitas insulin dan membuat pengendalian nafsu makan menjadi kurang optimal.

Stres berkepanjangan juga dapat memengaruhi hormon, kebiasaan makan, dan pola istirahat. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kesehatan metabolik.

Orang dewasa umumnya membutuhkan tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Untuk meningkatkan kualitas tidur, biasakan tidur dan bangun pada waktu yang konsisten, batasi konsumsi kafein menjelang malam, serta kurangi penggunaan gawai sebelum tidur.

Stres dapat dikelola melalui olahraga, latihan relaksasi, dan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi.

Menjaga kesehatan metabolik tidak bergantung pada satu metode atau perubahan instan. Kombinasi pola makan seimbang, aktivitas fisik, kesehatan pencernaan, tidur cukup, dan pengelolaan stres menjadi fondasi penting untuk mendukung kesehatan jangka panjang.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN