Saturday, June 6, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Padahal Dianggap Sehat, Sejumlah Makanan Ini Ternyata Bisa Picu Lonjakan Gula Darah

Mistar.idSenin, 20 April 2026 05.30
AN
padahal_dianggap_sehat_sejumlah_makanan_ini_ternyata_bisa_picu_lonjakan_gula_darah

Ilustrasi. Salad buah. (Foto: Istimewa)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Banyak orang merasa sudah menjalani pola makan sehat dengan mengurangi gula pasir dan menghindari minuman manis. Namun, kadar gula darah tetap tinggi. Kondisi ini kerap membingungkan karena makanan yang dikonsumsi terasa lebih “aman” dan rendah gula.

Faktanya, gula tidak selalu berasal dari rasa manis yang jelas. Gula bisa tersembunyi dalam bahan tambahan, serta muncul dari proses pengolahan makanan yang membuat karbohidrat lebih cepat berubah menjadi glukosa dalam tubuh.

Selain itu, tekstur makanan, kombinasi bahan, hingga ukuran porsi turut memengaruhi kecepatan gula masuk ke aliran darah.

Melansir dari Detikhealth, sejumlah makanan yang kerap dianggap sehat justru berpotensi meningkatkan gula darah jika dikonsumsi tanpa kontrol.

1. Salad Buah

Salad buah, dikenal kaya vitamin dan serat. Namun, tambahan seperti mayones, susu kental manis, dan yogurt manis dapat meningkatkan kadar gula secara signifikan. Kombinasi ini membuat salad buah berubah dari camilan sehat menjadi sumber kalori dan gula tinggi.

2. Granola

Granola juga sering dipilih sebagai menu sehat. Padahal, dalam proses pembuatannya kerap ditambahkan madu, gula tebu, atau sirup. Dalam satu porsi kecil, granola bisa mengandung 8-15 gram gula, bahkan lebih, dengan kepadatan kalori yang tinggi.

3. Roti Gandum

Roti gandum pun tidak selalu sepenuhnya sehat. Banyak produk masih menggunakan tepung olahan dengan tambahan gula. Teksturnya yang halus membuat karbohidrat lebih cepat dicerna dan diserap tubuh, sehingga berpotensi meningkatkan gula darah dengan cepat.

4. Jus Buah

Jus buah baik kemasan maupun segar memiliki kandungan gula yang cukup tinggi, sekitar 20-30 gram per gelas. Proses pengolahan mengurangi serat, sehingga gula lebih cepat diserap dibandingkan buah utuh.

5. Yogurt

Yogurt rendah lemak juga kerap mengandung gula tambahan untuk memperbaiki rasa. Dalam satu porsi, kadar gula bisa mencapai 10-20 gram. Teksturnya yang lembut membuat penyerapan gula berlangsung lebih cepat.

6. Oat Instan

Pada oat instan yang telah melalui proses pengolahan umumnya mengandung gula tambahan sekitar 7-14 gram per sajian, serta memiliki beban glikemik lebih tinggi dibanding oat utuh.

7. Susu Kemasan Rasa

Susu kemasan rasa juga menjadi sumber gula tersembunyi. Selain mengandung laktosa alami, produk ini sering ditambah sukrosa atau sirup glukosa. Dalam satu kemasan, kadar gula bisa mencapai 15-25 gram.

Hal ini menunjukkan bahwa makanan dan minuman yang terlihat sehat belum tentu aman bagi kadar gula darah. Kandungan gula alami dalam jumlah besar, tambahan gula dari proses produksi, serta tekstur makanan yang mudah dicerna dapat mempercepat lonjakan glukosa dalam darah.

Akibatnya, gula darah bisa meningkat tanpa disadari, meskipun pilihan makanan sudah terasa lebih sehat. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN