MMTB Menerapkan Pelayanan Berbasis Evidence-Based Medicine

Ketua Medan Medical Tourism Board (MMTB), Destanul Aulia. (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Ketua Medan Medical Tourism Board (MMTB), Destanul Aulia S.KM, mengatakan bahwa keunggulan utama MMTB mencakup penerapan pelayanan berbasis evidence-based medicine, peningkatan mutu layanan rumah sakit.
“Saat ini ada 12 rumah sakit dalam ekosistem MMTB yang sedang dikembangkan, bukan sekadar sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, melainkan sebagai pusat layanan wisata medis yang mengedepankan kualitas klinis, efisiensi sistem, serta pengalaman pasien yang terintegrasi,” ujarnya kepada Mistar, Kamis (5/2/2026).
Selanjutnya, MMTB membentuk unit khusus International Patient Care (layanan pasien internasional) untuk melayani pasien lintas daerah dan lintas negara secara profesional.
Dirinya menegaskan fokus utama MMTB bukan semata pada jumlah rumah sakit yang tergabung atau tersertifikasi, melainkan pada kualitas implementasi medical tourism secara nyata.
“Evaluasi internal terus dilakukan untuk memperkuat pencatatan pasien wisata medis, promosi terarah, serta integrasi lintas sektor agar dampak ekonomi kesehatan terukur dan berkelanjutan,” ucapnya.
MMTB menargetkan Kota Medan berkembang sebagai pusat rujukan kesehatan regional Sumatra, sekaligus destinasi wisata medis yang kompetitif di tingkat nasional dan Asia Tenggara.
Sebab, posisi strategis Kota Medan dekat dengan negara tujuan utama medical tourism, seperti Malaysia dan Singapura.
Menurut Destanul, angka masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri cukup tinggi. Kehadiran MMTB hadir memperkuat daya saing layanan kesehatan lokal dengan rumah sakit unggulan berbasis spesialisasi.
Namun, semuanya butuh pendekatan berbasis mutu layanan, teknologi sistem, dan kolaborasi strategis agar target tersebut dapat tercapai. (hm20)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER




















