Saturday, August 22, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Kasus Zika Meningkat di Bali, CDC AS Keluarkan Travel Alert

Mistar.idSabtu, 22 Agustus 2026 pukul 09.14 WIB
kasus_zika_meningkat_di_bali_cdc_as_keluarkan_travel_alert

Ilustrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (Foto: Antara Foto/Fikri Yusuf)

news_banner

Bali, MISTAR.ID - Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menerbitkan Travel Health Notice Level 2 terkait penularan virus Zika di Bali, Indonesia, pada 7 Agustus 2026.

Imbauan tersebut dikeluarkan menyusul peningkatan kasus Zika pada wisatawan yang kembali dari Bali. Tiga hari kemudian, pada 10 Agustus 2026, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta turut mengeluarkan peringatan kesehatan yang menguatkan imbauan CDC tersebut.

Dalam Travel Health Notice Level 2, CDC meminta wisatawan yang akan berkunjung ke Bali untuk menerapkan langkah pencegahan tambahan atau enhanced precautions.

Level 2 merupakan tingkat kewaspadaan yang berada di bawah Level 3 dan Level 4. Pada Level 3, pelancong diminta mempertimbangkan kembali perjalanan yang tidak mendesak, sedangkan Level 4 merupakan imbauan untuk menghindari seluruh perjalanan.

CDC menyatakan penularan virus Zika masih menjadi perhatian di Bali. Karena itu, wisatawan diimbau melakukan langkah pencegahan, terutama untuk menghindari gigitan nyamuk.

Virus Zika terutama ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi. Nyamuk jenis ini juga dapat menularkan penyakit demam berdarah dengue dan chikungunya.

Nyamuk Aedes umumnya aktif menggigit pada siang hari, terutama pada pagi dan sore hingga menjelang malam.

Selain melalui gigitan nyamuk, virus Zika juga dapat menular melalui hubungan seksual dan dari ibu kepada janin selama kehamilan.

CDC memberikan perhatian khusus terhadap risiko penularan Zika pada perempuan hamil. Selama Travel Health Notice tersebut masih berlaku, CDC merekomendasikan perempuan hamil untuk menghindari perjalanan ke Bali.

Wisatawan yang tetap melakukan perjalanan ke Bali diimbau meningkatkan langkah pencegahan terhadap gigitan nyamuk untuk mengurangi risiko terinfeksi virus Zika. (hm25/detikcom)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN