Kasus Campak Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia

Campak. (Foto: Puskesmas Sesela)
Bandung, MISTAR.ID
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Barat, Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, SpA, menyatakan bahwa penyebaran campak di Indonesia tergolong memprihatinkan. Menurutnya, posisi Indonesia saat ini berada di peringkat kedua dunia dalam kejadian luar biasa (KLB) campak.
“Indonesia memang urutan kedua KLB campak di dunia, itu faktanya. Dan pada 2025, kasus campak yang sudah terkonfirmasi lebih dari 11 ribu, sementara yang suspek mencapai lebih dari 60 ribu,” ujar Prof Anggi, dilansir dari detikhealth, Minggu (1/3/2026).
Ia juga menyoroti beban pemeriksaan laboratorium yang meningkat tajam akibat lonjakan kasus.
“Sekarang laboratoriumnya juga kewalahan. Sepanjang 2025, bayangkan, hampir 50 ribu spesimen yang masuk,” ucapnya.
Berdasarkan data IDAI, lima negara dengan laporan kasus campak tertinggi dalam enam bulan terakhir adalah:
- Yaman: 11.288 kasus
- Indonesia: 10.744 kasus
- India: 9.666 kasus
- Pakistan: 7.361 kasus
- Angola: 4.843 kasus
Selain tingginya angka kasus, IDAI turut menekankan masih adanya wilayah dengan cakupan vaksinasi rendah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kematian akibat campak, seperti yang terjadi di Timika dan Sumenep. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Kasus Campak Meningkat, Semua Usia Perlu Diwaspadai!





















