Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Ini Pilihan Minyak Goreng yang Lebih Sehat untuk Memasak

Mistar.idSelasa, 16 Desember 2025 pukul 06.00 WIB
ini_pilihan_minyak_goreng_yang_lebih_sehat_untuk_memasak

Ilustrasi. (Foto: Alodokter)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Minyak goreng menjadi salah satu bahan utama dalam kegiatan memasak, terutama untuk menggoreng. Namun, tidak semua jenis minyak aman bagi kesehatan, terutama jika digunakan dalam jangka panjang dan pada suhu tinggi.

Saat ini, minyak sawit masih menjadi pilihan paling umum karena harganya relatif terjangkau. Meski demikian, penggunaan minyak sawit secara berlebihan dan terus-menerus dinilai kurang baik bagi kesehatan.

Para ahli menyarankan untuk memilih minyak dengan kandungan lemak tak jenuh dan titik asap tinggi agar tetap stabil saat dipanaskan.

British Heart Foundation menyebutkan bahwa suhu tinggi dapat mengubah komposisi minyak dan memicu terbentuknya senyawa berbahaya. Oleh karena itu, pemilihan minyak yang tepat menjadi penting untuk menjaga kualitas makanan dan kesehatan tubuh.

Sejumlah jenis minyak dinilai lebih sehat untuk menggoreng, meskipun sebagian memiliki harga yang lebih tinggi. Minyak zaitun, misalnya, kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan. Extra virgin olive oil mengandung sekitar 69 persen lemak tak jenuh tunggal, sehingga relatif stabil saat dipanaskan.

Minyak alpukat juga menjadi alternatif sehat karena memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal sekitar 70 persen dan titik asap tinggi hingga 250 derajat Celsius. Minyak ini dinilai stabil dan memiliki kapasitas antioksidan yang baik meski digunakan berulang kali.

Selain itu, minyak bekatul atau rice bran oil memiliki kandungan antioksidan tinggi dengan titik asap sekitar 232 derajat Celsius. Minyak ini sering dikombinasikan dengan minyak lain untuk meningkatkan stabilitas saat menggoreng.

Minyak kacang dikenal memiliki rasa netral, titik asap tinggi, dan kaya akan asam oleat yang baik untuk kesehatan jantung. Kandungan vitamin E di dalamnya juga bermanfaat bagi kesehatan kulit dan mata, meski tidak dianjurkan bagi penderita alergi kacang.

Minyak kanola turut direkomendasikan karena kandungan lemak tak jenuh tunggalnya tinggi serta mengandung fitosterol dan omega-3 yang baik untuk jantung. Minyak ini cocok digunakan untuk berbagai suhu memasak, terutama jenis dengan label high oleic acid.

Sementara itu, minyak bunga matahari rendah lemak jenuh dan tersedia dalam jenis tinggi asam linoleat serta tinggi asam oleat. Varian dengan kandungan asam oleat tinggi dinilai lebih stabil dan cocok untuk memasak dengan suhu rendah hingga sedang. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN