Gubernur Sumut Dorong RS Lokal Tingkatkan Layanan, Hindari Dana Rp7 Triliun ke Luar Negeri

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat diacara Seminar dan Workshop PERSI Wilayah Sumut. (Foto: Diskominfo Provsu/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menanggapi fenomena warga Sumut yang sering melakukan pengobatan ke luar negeri (LN). Rumah sakit (RS) lokal diharapkan bisa bersaing dan meningkatkan kualitas pelayanannya.
Bobby Nasution menekankan, jika ingin bersaing dengan sehat, hal terpenting yang harus dilakukan adalah menciptakan kepercayaan masyarakat sendiri.
"Kita harap rumah sakit di Sumut bisa memperbaiki dan meningkatkan pelayanan sehingga kepercayaan masyarakat kembali. Ini adalah persaingan," ujarnya saat menghadiri Seminar dan Workshop PERSI Wilayah Sumut di Santika Dyandra, Selasa (10/2/2026).
Diketahui, selama ini kerap terjadi fenomena masyarakat lokal yang justru lebih sering melakukan pengobatan ke luar negeri. Untuk warga Sumut saja, diketahui sebesar Rp7 triliun dana mengalir ke luar negeri untuk pengobatan setiap tahunnya.
Untuk meminimalisir hal tersebut, Bobby menyatakan rumah sakit lokal, khususnya di Sumut, harus bekerja keras demi memberikan rasa nyaman bagi pasien saat berobat.
"Jadi pasien harus bisa merasa nyaman saat berobat, ini hal penting. Kita harap RS bisa memberikan pelayanan lebih dan ekstra," tuturnya.
Bobby juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor kesehatan saat ini. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut diketahui telah menggelar program Universal Health Coverage (UHC).
Bahkan, sebesar Rp472 miliar telah dianggarkan untuk program berobat gratis tersebut pada tahun 2026. Pada tahun 2025 lalu, Pemprov Sumut menganggarkan Rp297 miliar untuk UHC. Artinya, anggaran UHC naik signifikan pada 2026.
"Kita terus mengajak rumah sakit untuk berkolaborasi dengan pemerintah sekaligus memastikan tidak ada lagi penolakan pasien karena faktor biaya," katanya. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
RSUP H Adam Malik Medan Raih Dua Prestasi Terbaik Kemenkes 2025BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















