Thursday, October 1, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

UEA Selidiki Insiden Penerbangan Flydubai yang Dialihkan ke Arab Saudi

Mistar.idKamis, 1 Oktober 2026 pukul 16.51 WIB
uea_selidiki_insiden_penerbangan_flydubai_yang_dialihkan_ke_arab_saudi

Ilustrasi. (foto: Getty Images/Mistar)

news_banner

Abu Dhabi, MISTAR.ID - Jaksa Agung Uni Emirat Arab (UEA) Hamad Saif al-Shamsi memerintahkan penyelidikan terhadap insiden di dalam kokpit pesawat flydubai yang terbang dari Dubai menuju Tel Aviv dan dialihkan untuk melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi.

Penerbangan flydubai dengan nomor FZ1073 tersebut mengalami insiden pada Rabu (30/9/2026) sebelum mendarat dengan selamat di Bandara Tabuk, Arab Saudi. Otoritas UEA menyebut kejadian itu sebagai pertikaian di dalam kokpit dan belum menetapkannya sebagai upaya pembajakan.

Al-Shamsi memerintahkan pembentukan tim khusus untuk memeriksa kondisi, rangkaian kejadian, serta motif di balik insiden tersebut. Penyelidikan juga akan menentukan apakah kejadian itu berkaitan dengan aktivitas atau tujuan teroris, termasuk kemungkinan adanya perencanaan atau arahan sebelumnya.

"Jaksa Agung menginstruksikan agar segala langkah yang diperlukan dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan bukti, menetapkan fakta-fakta, dan menentukan situasi serta motif di balik insiden tersebut," demikian laporan Emirates News Agency (WAM).

Al-Shamsi juga meminta masyarakat tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sebelum penyelidikan selesai.

Otoritas peradilan UEA menyatakan memiliki yurisdiksi untuk menyelidiki insiden tersebut karena pesawat terdaftar di UEA dan beroperasi di bawah bendera negara tersebut. Hukum UEA dapat diterapkan terhadap tindak pidana yang terjadi di dalam pesawat meskipun pesawat berada di luar wilayah UEA.

Sebelumnya, penerbangan FZ1073 yang membawa penumpang dari Dubai menuju Tel Aviv mengalami keadaan darurat setelah terjadi pertikaian antara dua pilot di dalam kokpit. Pesawat kemudian dialihkan ke Arab Saudi dan mendarat darurat di Tabuk.

Menurut laporan Reuters, insiden tersebut berkembang menjadi dugaan upaya untuk menjatuhkan pesawat setelah kopilot diduga menyerang kapten dengan senjata tajam. Pesawat sempat mengalami penurunan ketinggian secara tajam sebelum penumpang dan awak membantu mengamankan situasi. Dua pilot lain yang berada di dalam pesawat kemudian membantu menerbangkan pesawat hingga mendarat di Tabuk.

Kopilot yang diduga terlibat dalam insiden tersebut ditahan oleh otoritas Saudi untuk menjalani pemeriksaan. Motif kejadian masih dalam penyelidikan dan belum ada kesimpulan resmi mengenai latar belakangnya.

Flydubai juga menghentikan sementara penerbangan dari dan menuju Tel Aviv sambil menunggu proses penyelidikan. (hm25/detikcom)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN