Thursday, October 1, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Pakistan Serang Afghanistan, Sembilan Warga Sipil Tewas

Mistar.idKamis, 1 Oktober 2026 pukul 19.51 WIB
pakistan_serang_afghanistan_sembilan_warga_sipil_tewas

Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (Foto: Reutersa/Yunus Yawar)

news_banner

Islamabad, MISTAR.ID - Pakistan melancarkan serangan udara ke wilayah timur dan selatan Afghanistan hingga menewaskan sembilan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, Kamis (1/10/2026).

Mujahid mengatakan pesawat Pakistan membombardir rumah-rumah warga sipil di Chugam, Distrik Shultan, Provinsi Kunar, serta Safar, Distrik Garmser, Provinsi Helmand.

“Pesawat Pakistan membombardir rumah-rumah warga sipil di Chugam, Distrik Shultan di Kunar, dan Safar, Distrik Garmser di Helmand. Sembilan warga sipil Afghanistan, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan 11 lainnya terluka,” kata Mujahid melalui platform X.

Ia menyebut serangan tersebut sebagai tindakan agresi dan kejahatan yang melanggar prinsip-prinsip yang berlaku.

Serangan itu terjadi setelah Pakistan sebelumnya mengumumkan serangan udara terhadap sejumlah lokasi di Afghanistan.

Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar mengatakan, serangan tersebut dilakukan terhadap 10 lokasi yang digunakan untuk meluncurkan dan menyimpan pesawat nirawak atau drone.

Tarar mengatakan serangan itu dilakukan sebagai respons atas pelanggaran wilayah udara Pakistan oleh drone yang diluncurkan dari Afghanistan pada 23 September 2026.

“Dalam menjalankan hak kedaulatannya untuk membela diri, Pakistan melakukan serangan udara dan serangan drone yang presisi terhadap 10 lokasi di Afghanistan yang digunakan untuk meluncurkan dan menyimpan drone-drone ini,” kata Tarar melalui platform X.

Menurut dia, serangan tersebut dilakukan secara sengaja, presisi, terukur dan proporsional serta dibatasi pada sasaran militer yang telah diidentifikasi. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN