Thursday, October 8, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Tesis Vladimir Putin Pernah Dituduh Plagiat, 16 Halaman Disebut Mirip Buku AS

Mistar.idKamis, 8 Oktober 2026 pukul 21.17 WIB
tesis_vladimir_putin_pernah_dituduh_plagiat_16_halaman_disebut_mirip_buku_as

Vladimir Putin (Foto: Reuters)

news_banner

Rusia, MISTAR.ID - Presiden Rusia Vladimir Putin pernah menghadapi tuduhan plagiarisme terkait karya akademiknya yang ditulis pada 1990-an. Tuduhan tersebut mencuat pada 2006 setelah peneliti dari Brookings Institution di Amerika Serikat membandingkan tesis Putin dengan sebuah buku manajemen karya dua profesor asal University of Pittsburgh.

Putin diketahui memperoleh gelar ekonomi dari St. Petersburg Mining Institute pada 1997. Karya akademiknya membahas strategi pengelolaan sumber daya alam dan perencanaan ekonomi di tingkat regional.

Kontroversi muncul setelah salinan tesis tersebut diteliti oleh Clifford Gaddy dan Igor Danchenko, dua peneliti Brookings yang mempelajari dokumen akademik Putin.

16 Halaman Disebut Diambil dari Buku Profesor AS

Menurut temuan Gaddy, bagian penting dalam tesis Putin memiliki kemiripan sangat kuat dengan buku Strategic Planning and Policy yang ditulis William R. King dan David I. Cleland dari University of Pittsburgh.

Gaddy mengatakan sekitar 16 dari 20 halaman pada bagian yang diperiksa memiliki teks yang disebut diambil hampir secara utuh atau hanya mengalami perubahan kecil dari buku tersebut. Buku yang menjadi pembanding diterbitkan pada 1978 dan kemudian tersedia dalam terjemahan bahasa Rusia.

Tidak hanya teks, para peneliti juga menemukan sedikitnya enam diagram dan tabel yang dinilai memiliki kemiripan dengan materi dalam buku King dan Cleland.

Temuan tersebut kemudian menjadi dasar tuduhan bahwa terdapat bagian tesis Putin yang tidak disertai atribusi sebagaimana mestinya.

Buku Sumber Sebenarnya Tercantum dalam Daftar Referensi

Menariknya, karya King dan Cleland tercantum dalam daftar pustaka tesis Putin. Namun, menurut Gaddy, masalahnya adalah bagian yang dianggap disalin tidak diberi tanda kutip, nomor halaman, atau catatan kaki yang menunjukkan secara jelas bahwa teks tersebut berasal dari karya orang lain.

Dalam penilaiannya, kondisi tersebut berbeda dari sekadar mencantumkan sebuah buku sebagai referensi. Gaddy berpendapat pembaca dapat mengira bagian tersebut merupakan tulisan dan gagasan asli penulis tesis.

Tuduhan tersebut kemudian diberitakan sejumlah media internasional pada Maret 2006.

Kremlin Tak Menganggap Tuduhan Itu Perlu Ditanggapi

Ketika kontroversi tersebut muncul, tuduhan terhadap tesis Putin mendapat perhatian media internasional. Juru bicara Kremlin saat itu, Dmitry Peskov, dilaporkan mengatakan pemerintah Rusia tidak merasa perlu memberikan komentar atas tuduhan tersebut.

Di sisi lain, sejumlah pengamat yang dikutip dalam pemberitaan mempertanyakan proses di balik penyusunan karya akademik Putin. Ada pula spekulasi mengenai apakah tesis tersebut benar-benar dikerjakan sepenuhnya oleh Putin, meski hal itu tidak dapat dipastikan hanya dari temuan kemiripan teks.

Gelar Ekonomi Putin Juga Menjadi Sorotan

Biografi resmi Kremlin menyebut Putin memperoleh gelar ekonomi dari St. Petersburg Mining Institute pada 1997. Namun, sejumlah laporan mengenai kontroversi tersebut juga menyoroti perbedaan penyebutan jenjang gelar akademik yang diperolehnya dalam sistem pendidikan Rusia dan istilah doktoral yang digunakan dalam beberapa pemberitaan Barat.

Yang menjadi perhatian utama para peneliti Brookings pada 2006 bukan sekadar kualitas akademik tesis tersebut, melainkan kemiripan tekstual dengan karya King dan Cleland.

Gaddy menyimpulkan bahwa jika standar akademik yang digunakan adalah kewajiban memberikan atribusi terhadap teks yang diambil dari karya lain, kemiripan tersebut dapat dikategorikan sebagai plagiarisme.

Kontroversi itu pun menjadi salah satu catatan unik dalam perjalanan akademik Putin sebelum dirinya menjadi salah satu tokoh politik paling berpengaruh di Rusia.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN