Thursday, October 8, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Sebelum Kuliah di Belanda, Bung Hatta Lulusan SMA Mana? Ini Sekolahnya

Mistar.idKamis, 8 Oktober 2026 pukul 17.43 WIB
sebelum_kuliah_di_belanda_bung_hatta_lulusan_sma_mana_ini_sekolahnya

Drs. Mohammad Hatta (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Belanda, MISTAR.ID - Salinan ijazah Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta, hingga kini dipajang di Erasmus University Rotterdam (EUR), Belanda. Keberadaan dokumen tersebut menjadi bagian dari penghormatan kampus terhadap sosok yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Salinan ijazah Bung Hatta dipamerkan di aula Hatta Building, sebuah bangunan di lingkungan EUR yang menggunakan namanya sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya.

Sebelum menempuh pendidikan tinggi di Belanda, Bung Hatta ternyata telah melewati perjalanan pendidikan yang cukup panjang di tanah air. Lantas, di mana tokoh yang akrab disapa Bung Hatta itu menyelesaikan pendidikan setingkat SMA?

Menempuh Pendidikan di Bukittinggi hingga Batavia

Bung Hatta lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat. Pendidikan awalnya dimulai dari sekolah rakyat selama tiga tahun.

Setelah itu, Hatta melanjutkan pendidikan ke Europeesche Lagere School (ELS), sekolah yang pada masa kolonial Belanda diperuntukkan bagi anak-anak Eropa.

Ia kemudian melanjutkan ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), jenjang pendidikan yang kurang lebih setara dengan sekolah menengah pertama.

Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, Hatta melanjutkan sekolah ke Batavia, yang kini dikenal sebagai Jakarta.

Bung Hatta Lulus dari Prins Hendrik School

Hatta diterima di Prins Hendrik School, sekolah menengah perdagangan yang masa pendidikannya berlangsung selama lima tahun.

Dalam memoarnya, Hatta menjelaskan bahwa sekolah tersebut memiliki pendidikan dasar tiga tahun yang kemudian dilanjutkan dengan dua tahun pendidikan khusus perdagangan. Lulusan MULO dapat melanjutkan pendidikan di bagian perdagangan tersebut.

Di sekolah inilah Hatta menyelesaikan pendidikan menengahnya. Ia tercatat lulus pada Mei 1921.

Prins Hendrik School kemudian dikenal sebagai bagian dari sejarah pendidikan di kawasan tersebut. Bangunannya kini berkaitan dengan keberadaan SMA Negeri 1 Budi Utomo, yang lebih dikenal dengan sebutan Boedoet.

Gedung sekolah tersebut sendiri telah berdiri sejak sekitar 1900 dan menjadi salah satu bangunan bersejarah di kawasan Jakarta Pusat.

Dari Jakarta Berangkat ke Belanda

Setelah menyelesaikan pendidikan di Prins Hendrik School, Hatta berangkat ke Belanda untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Ia kemudian belajar di Nederland Handelshogeschool Rotterdam, institusi yang dalam perkembangannya menjadi bagian dari Erasmus University Rotterdam.

Pendidikan Hatta di Belanda berlangsung selama bertahun-tahun dan tidak hanya menjadi perjalanan akademik. Ia juga aktif dalam pergerakan mahasiswa Indonesia melalui Perhimpunan Indonesia.

Hatta bahkan dipercaya memimpin organisasi tersebut pada periode 1926-1930. Di bawah kepemimpinannya, organisasi tersebut semakin tegas menyuarakan perjuangan kemerdekaan Indonesia dan sikap nonkooperasi terhadap pemerintah kolonial.

Lulus Pendidikan Ekonomi di Rotterdam

Selama berada di Belanda, Hatta mendalami ilmu ekonomi. Perjalanan studinya berlangsung hampir 11 tahun, jauh lebih lama dibandingkan masa studi yang umumnya ditempuh mahasiswa pada saat itu.

Pada Juni 1932, Hatta menyelesaikan doktoral bagian pertama di bidang ekonomi. Sebulan kemudian, ia menuntaskan bagian kedua.

Dalam catatan pribadinya, Hatta mengungkapkan kegembiraannya setelah berhasil menyelesaikan pendidikan tersebut.

Jejak akademik Hatta di Belanda kini kembali mendapat perhatian karena salinan ijazahnya dipajang di Erasmus University Rotterdam.

Bagi kampus tersebut, keberadaan Hatta Building dan dokumen pendidikan Bung Hatta menjadi pengingat hubungan historis antara salah satu tokoh pendiri Indonesia dengan institusi pendidikan yang dahulu menjadi tempatnya menuntut ilmu.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN