Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Taliban Kecam Serangan Udara Pakistan yang Tewaskan 10 Warga Afghanistan

Mistar.idSelasa, 25 November 2025 pukul 18.24 WIB
taliban_kecam_serangan_udara_pakistan_yang_tewaskan_10_warga_afghanistan

Pasukan Taliban berjaga-jaga di Provinsi Khost Afghanistan dekat perbatasan Pakistan. (foto:afp/mistar)

news_banner

Kabul, MISTAR.ID

Pemerintah Taliban di Afghanistan bersumpah akan memberikan “respons yang tepat” setelah serangan udara Pakistan menewaskan 10 orang di wilayahnya.

“Pasukan invasi Pakistan membombardir rumah seorang warga sipil,” tulis juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, melalui akun X.

Menurut Mujahid, serangan tersebut menewaskan sembilan anak lima laki-laki dan empat perempuan, serta seorang perempuan dewasa di Provinsi Khost. Serangan yang menargetkan wilayah perbatasan Kunar dan Paktika itu juga melukai empat warga sipil lainnya.

Mustaghfir Gurbuz, juru bicara Gubernur Khost, menyebut penyerangan dilakukan menggunakan drone dan pesawat tempur.

Dalam pernyataan terpisah yang dikutip AFP, Selasa (25/11/2025), Mujahid menegaskan bahwa Imarah Islam Afghanistan “mengutuk keras pelanggaran ini” dan berhak mempertahankan wilayah udara, kedaulatan teritorial, serta keselamatan rakyatnya.

Militer Pakistan belum memberikan komentar resmi atas insiden tersebut.

Serangan udara Pakistan itu terjadi sehari setelah aksi bom bunuh diri pada Senin (24/11/2025) yang menargetkan markas pasukan paramiliter Kepolisian Federal Pakistan di Peshawar. Serangan tersebut menewaskan tiga perwira dan melukai 11 orang.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab, namun stasiun PTV melaporkan bahwa pelaku diduga merupakan warga Afghanistan. Presiden Pakistan, Asif Zardari, menyalahkan “Fitna al-Khawarij yang didukung asing,” istilah untuk kelompok militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) yang dituduh beroperasi dari Afghanistan.

Bom bunuh diri lainnya terjadi di Islamabad bulan ini dan menewaskan 12 orang. Serangan tersebut diklaim oleh faksi Taliban Pakistan yang memiliki ideologi serupa dengan Taliban Afghanistan.

Islamabad juga menuding sel militan yang “dibimbing oleh komando tinggi berbasis Afghanistan” berada di balik serangan tersebut.

Ketegangan Pakistan–Afghanistan meningkat sejak Taliban kembali berkuasa pada 2021. Hubungan kedua negara semakin memburuk setelah bentrokan mematikan di perbatasan pada Oktober lalu yang menewaskan sekitar 70 orang dari kedua belah pihak.

Konflik kembali pecah ketika militer Pakistan melancarkan serangan udara semalam dan menewaskan sedikitnya 10 warga Afghanistan. Insiden ini berlangsung hanya beberapa minggu setelah baku tembak lintas perbatasan yang berakhir dengan gencatan senjata rapuh dan negosiasi yang gagal mencapai kesepakatan keamanan yang solid. (hm16)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN