Tuesday, June 16, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Serangan AS terhadap Kapal Jaringan Perdagangan Narkoba Total Tewaskan 185 Orang

Mistar.idSenin, 27 April 2026 09.53
journalist-avatar-top
serangan_as_terhadap_kapal_jaringan_perdagangan_narkoba_total_tewaskan_185_orang_

Iustrasi kapal narkoba. (foto: reuters/mistar)

news_banner

Amerika Serikat, MISTAR.ID

Militer Amerika Serikat (AS) kembali melaporkan korban tewas dalam rangkaian serangan terhadap kapal yang diduga terkait jaringan perdagangan narkoba. Dalam operasi terbaru, tiga orang dilaporkan tewas sehingga total korban jiwa mencapai 185 orang.

Dilansir AFP, Senin (27/4/2026), tiga korban terbaru tersebut diduga terlibat dalam aktivitas perdagangan narkoba di wilayah Samudra Pasifik bagian timur. Serangan ini merupakan kelanjutan dari puluhan operasi serupa yang telah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir.

Komando militer AS menyebut kapal yang menjadi target "dioperasikan oleh organisasi teroris yang ditunjuk". Selain itu, disebutkan bahwa "intelijen mengkonfirmasi bahwa kapal tersebut melintas di sepanjang rute perdagangan narkoba yang dikenal".

Namun, hingga kini pemerintahan Presiden Donald Trump belum menyampaikan bukti konkret bahwa kapal-kapal yang diserang sejak September benar-benar terlibat dalam aktivitas perdagangan narkoba. Kondisi ini memicu perdebatan terkait legalitas operasi tersebut.

Sejumlah pakar hukum dan kelompok hak asasi manusia menilai serangan itu berpotensi dikategorikan sebagai pembunuhan di luar proses hukum, karena dinilai menyasar warga sipil yang tidak menimbulkan ancaman langsung bagi Amerika Serikat.

Dalam unggahan di platform X pada Minggu, United States Southern Command (SOUTHCOM) menyatakan tidak ada personel militer AS yang mengalami luka dalam operasi tersebut.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN