Presiden Putin Bakal Ambil Paksa Donbas dari Ukraina

Gumpalan asap mengepul dari serangan Rusia selama gencatan senjata 36 jam atas Natal Ortodoks, dari garis depan kota Bakhmut di Donbas, Ukraina. (foto: Reuters/Clodagh Kilcoyne)
Moskow, MISTAR.ID
Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkap pembicaraan damai dengan para negosiator Amerika Serikat mengenai upaya mengakhiri perang di Ukraina sangat penting. Namun, menurutnya tuntutan maksimal dan ambisi teritorial menghambat tercapainya solusi.
Sebelumnya, Putin mengatakan kepada India Today TV ia berencana merebut kendali wilayah Donbas di Ukraina dengan paksa.
“Intinya adalah ini: apakah kami akan membebaskan wilayah tersebut dengan paksa, atau pasukan Ukraina yang akan meninggalkan wilayah itu dan berhenti bertempur di sana,” katanya dalam wawancara yang diberitakan oleh kantor berita negara, Tass, yang dilansir Aljazeera dikutip Senin (8/12/2025).
Putin mengerahkan puluhan ribu tentara ke Ukraina pada Februari 2022 setelah delapan tahun pertempuran antara separatis yang didukung Rusia dan pasukan Ukraina di Donbas, yang mencakup wilayah Donetsk dan Luhansk.
Tekad barunya untuk merebut wilayah tersebut tampaknya membuyarkan pernyataan sebelumnya dari Presiden AS Donald Trump, yang mengatakan bahwa Witkoff dan Kushner beranggapan bahwa pemimpin Rusia itu ingin “mengakhiri perang”.
“Kesan mereka sangat kuat bahwa dia ingin membuat sebuah kesepakatan,” kata Trump.
Pernyataan Putin itu muncul di tengah laporan utusan khusus Witkoff dan menantu Trump, Kushner, akan bertemu negosiator utama Ukraina, Rustem Umerov, di Florida pada Kamis sebagai tindak lanjut dari lima jam pembicaraan di Moskow pada Selasa.
PREVIOUS ARTICLE
56 WNI Terdampak Online Scam Dipulangkan dari MyanmarBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER
























