Thursday, July 2, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

PM India Raih Penghargaan Tertinggi dalam Wujudkan Pembangunan Hijau

Mistar.idKamis, 2 Juli 2026 pukul 13.25 WIB
pm_india_raih_penghargaan_tertinggi_dalam_wujudkan_pembangunan_hijau

Ilustrasi perubahan iklim. (Foto: Gemini/Mistar)

news_banner

New Delhi, MISTAR.ID – Perdana Menteri India, Narendra Modi, meraih penghargaan lingkungan tertinggi Guardian of the Blue Horizon dari Seychelles, atas kepemimpinannya dalam aksi iklim dan konservasi lingkungan serta pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut menambah serangkaian pencapaiannya selama memimpin, yang berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan hijau.

“Penghargaan ini saya dedikasikan kepada seluruh negara yang sedang menghadapi perubahan iklim dan memandang perlindungan lingkungan sebagai tanggung jawab kepada generasi yang akan datang,” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Kamis (2/7/2026).

Krisis iklim saat ini, sebutnya, merupakan tantangan yang harus diatasi bersama. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat berjuang sendiri melawan perubahan iklim.

India sedang berupaya mewujudkan planet yang lebih hijau. Salah satunya dengan meluncurkan Mission LiFE (Lifestyle for Environment), International Solar Alliance, Coalition for Disaster Resilient Infrastructure dan inisiatif global lainnya.

Selain itu, ada pula kebijakan-kebijakan lainnya seperti perluasan ekosistem energi bersih serta memperkuat kerja sama internasional dalam agenda iklim global. Untuk menghubungkan seluruh negara, ia mengajukan konsep ‘One Sun, One World, One Grid’ melalui energi terbarukan dan berbagi pasokan listrik bersih lintas batas.

“Perubahan iklim adalah ancaman eksistensial bagi negara-negara kepulauan, maka dari itu kita juga meluncurkan Infrastructure for Resilient Island States (IRIS) dalam Konferensi Iklim COP26 di Glasgow, yang kita kembangkan bersama Britania Raya, Australia dan bertujuan melindungi negara-negara kepulauan yang rentan akibat perubahan iklim,” kata Modi.

Ia juga memperkenalkan Panchamrit, komitmen sejarah India untuk memperluas energi terbarukan, mengurangi intensitas emisi dan emisi nol bersih (net-zero) yang ditargetkan akan tercapai pada 2070 mendatang.

“Kami mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari, serta menanam pohon melalui kampanye Ek Ped Maa Ke Naam yang menjadi simbol diplomasi hijau India,” ujarnya.

Komitmennya ini bermula sejak ia menjabat sebagai Chief Minister Gujarat dan menjadikan negara bagian India tersebut sebagai yang pertama sekali melembagakan tata kelola perubahan iklim. Ia juga sebagai pelopor pembangunan taman tenaga surya yang saat itu dianggap belum layak secara ekonomi.

Bahkan jauh sebelum aksi iklim menjadi prioritas global, Modi sudah menuangkan idenya tersebut dalam sebuah buku agar dapat diterapkan oleh masyarakat luas.

Selain penghargaan dari Seychelles, Modi juga telah menerima sejumlah penghargaan internasional atas kontribusinya di bidang pembangunan berkelanjutan, termasuk Agricola Medal dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) pada 2026, Seoul Peace Prize pada 2018, serta Champions of the Earth Award dari Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun yang sama.

Penghargaan Guardian of the Blue Horizon ini, lanjut Modi, menjadi tanda peningkatan pengakuan dunia terhadap peran India dalam mendorong pembangunan ekonomi yang sejalan dengan perlindungan lingkungan dan aksi menghadapi perubahan iklim. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN