10.5 C
New York
Sunday, March 3, 2024

Pemasok Apple Foxconn Minta Maaf Usai Kerusuhan di Pabrik iPhone China

Taipei, MISTAR.ID

Perusahaan pemasok utama Apple, Foxconn, pada Kamis (24/11/22) mengatakan terjadi “kesalahan teknis” saat perekrutan karyawan baru di pabrik iPhone yang terkena Covid-19 di China. Foxconn pun meminta maaf kepada para pekerja setelah perusahaan diguncang kerusuhan buruh dan aksi protes baru-baru ini.

Raksasa teknologi Taiwan itu mengatakan telah mengidentifikasi kesalahan teknis dalam sistem pembayarannya dan tidak ada perubahan pada tingkat pembayaran yang disepakati setelah para pekerja melakukan protes di pabrik di kota Zhengzhou.

“Saat ini perusahaan terus aktif berkomunikasi dengan karyawan yang terkena informasi yang salah, menjelaskan bahwa gaji dan bonus seluruh karyawan dibayarkan sesuai dengan kebijakan perusahaan,” demikian pernyataan perusahaan.

Baca Juga: Foxconn Lockdown, Zhengzhou Batalkan Penerbangan

Pada video yang beredar diposting online pada hari Rabu (23/11/22) menunjukkan orang-orang merobohkan penghalang, menghancurkan kamera pengintai dan jendela, serta bentrok dengan polisi. Ada juga sejumlah pekerja berlumuran darah dalam konfrontasi itu.

Beberapa pekerja dalam rekaman mengatakan, mereka telah diberitahu bahwa Foxconn berencana menunda pembayaran bonus, sementara yang lain mengeluh bahwa mereka terpaksa berbagi asrama dengan rekan kerja yang dinyatakan positif Covid-19.

Permintaan maaf Foxconn datang ketika pihak berwenang di Zhengzhou memerintahkan penguncian yang efektif atau lockdown untuk lebih dari setengah dari jumlah 10,3 juta penduduk kota dan ketika kasus Covid-19 secara nasional melonjak ke rekor tertinggi.

Baca Juga:Suasana Covid-19 China Diwarnai Aksi Protes di Pabrik iPhone Raksasa di Zhengzhou

Mulai Jumat tengah malam, penduduk di pusat kota tidak diizinkan meninggalkan distriknya tanpa hasil tes Covid negatif dan izin pihak berwenang. Warga juga disarankan untuk tinggal di rumah kecuali diperlukan.

Kasus Covid-19 sesuai penghitungan nasional China pada hari Kamis naik ke angka 31.454 yang terinfeksi. Saat ini pihak berwenang masih terus memerangi kebangkitan Covid di kota-kota besar, termasuk Beijing, Shanghai, Guangzhou, Chengdu dan Chongqing.(channelnewsasia/hm15)

Related Articles

Latest Articles