Home NEWS INTERNATIONAL Apple PHK 600 Pekerja di California

Apple PHK 600 Pekerja di California

0
Apple PHK 600 Pekerja di California
City of Cupertino, California, Amerika Serikat. (f: BusinessInsider/Mistar)

Cupertino, MISTAR.ID

Apple melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 600 pekerja di California. Ini merupakan gelombang PHK besar-besaran pertama perusahaan tersebut pascapandemi, seiring gelombang konsolidasi industri teknologi yang lebih luas.

Seperti dilaporkan American Broadcaster (ABC) perusahaan pembuat iPhone itu memberitahu 614 pekerja di beberapa kantor pada 28 Maret bahwa mereka kehilangan pekerjaan mereka, mulai 27 Mei 2024, sesuai laporan kepada otoritas regional.

Para pekerja tersebut dibergentikan dari delapan kantor di Santa Clara, menurut laporan di bawah Undang-Undang Pemberitahuan Penyesuaian dan Pelatihan Pekerja negara bagian, yang dikenal sebagai WARN (Worker Adjustment and Retraining Notification).

Baca juga: Israel Pecat 2 Perwira Terkait Pengeboman Terhadap Kendaraan Pekerja Sosial WCK

Namun, belum jelas departemen atau proyek apa yang melibatkan para karyawan tersebut. Apple juga belum bersedia komentar atas kebijakan itu.

Perusahaan yang berbasis di Cupertino, California itu menjadi pengecualian mencolok karena perusahaan teknologi lainnya memangkas jumlah tenaga kerja mereka dalam dua tahun terakhir.

Ada lonjakan besar dalam perekrutan selama pandemi COVID-19, ketika orang menghabiskan lebih banyak waktu dan uang secara online, dan perusahaan teknologi besar masih lebih besar dari sebelum pandemi.

Namun, dengan melambatnya pertumbuhan, perusahaan sedang fokus pada pemotongan biaya.

Dalam pengajuan dokumen regulasi baru-baru ini, Apple menyatakan bahwa mereka memiliki total sekitar 161.000 karyawan penuh.

Sebelumnya, awal pekan ini, Amazon juga telah mengumumkan melakukan pemotongan tenaga kerja baru di divisi Amazon Web Service (AWS).

Baca juga: Ekuador Persona Non Grata Dubes Meksiko

Dalam beberapa bulan terakhir, pembuat permainan video Electronic Arts juga mengatakan mereka akan memangkas sekitar 5% dari tenaga kerja mereka.

Sony juga mengumumkan rencana memangkas sekitar 900 pekerjaan di divisi PlayStation dan Cisco Systems mengungkapkan rencana untuk memutuskan hubungan kerja terhadap lebih dari 4.000 pekerja.

Selain itu, perusahaan media sosial Snap, pemilik Snapchat, mengumumkan akan memotong 10% dari total tenaga kerja global mereka. (Mtr/hm22)