Monday, October 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Paus Leo XIV Tampil di Hadapan Ribuan Umat Usai Operasi Kanker Paru-paru

Mistar.idSenin, 19 Oktober 2026 pukul 18.40 WIB
paus_leo_xiv_tampil_di_hadapan_ribuan_umat_usai_operasi_kanker_paruparu

Paus Leo XIV memimpin doa Angelus dari balkon Istana Apostolik yang menghadap Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (18/10/2026). (foto: tangkapan layar CNN)

Roma, MISTAR.ID - Paus Leo XIV kembali tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya setelah menjalani operasi kanker paru-paru. Dalam penampilan perdananya pada Minggu (18/10/2026), pemimpin Gereja Katolik berusia 71 tahun itu mengatakan pengalaman menghadapi penyakit membuatnya merasa semakin dekat dengan orang-orang yang menderita.

Dilansir CNN, Senin (Leo menyampaikan pesan tersebut saat memimpin doa Angelus dari balkon Istana Apostolik yang menghadap Lapangan Santo Petrus, Vatikan. Ribuan umat berkumpul untuk menyambut kemunculannya dengan tepuk tangan dan nyanyian.

Dari balkon yang sama, tempat ia mengumumkan rencana operasinya sepekan sebelumnya, Leo menyampaikan terima kasih kepada tim dokter yang merawatnya serta semua orang yang telah mendoakan kesembuhannya. Ia juga mengatakan mulai kembali menjalankan tugas-tugas kepausan secara bertahap.

“Pengalaman ini memberi saya perasaan mendalam untuk semakin dekat dengan semua orang yang sedang mengalami penyakit atau kondisi tubuh yang lemah,” kata Leo kepada umat yang hadir.

“Sekarang, setelah melewati fase yang sulit ini, saya akan secara bertahap melanjutkan aktivitas saya, selalu dengan pertolongan Tuhan dan doa-doa kalian. Sekali lagi, terima kasih,” ujarnya.

Kemunculan Leo menjadi perhatian utama di Vatikan pada Minggu siang. Pada saat bersamaan, ribuan peserta maraton Roma berlari melalui jalur utama menuju Lapangan Santo Petrus, melewati kediaman resmi paus di Istana Apostolik.

Ketika Leo muncul di jendela kediamannya, perhatian massa tertuju kepadanya. Ia menyampaikan ucapan selamat hari Minggu dengan suara yang terdengar tegas dan kuat.

Paus dibebaskan dari Rumah Sakit Gemelli pada Sabtu, setelah menjalani operasi untuk mengangkat pertumbuhan jaringan di paru-parunya. Hasil pemeriksaan kemudian memastikan bahwa jaringan tersebut merupakan adenokarsinoma, jenis kanker paru-paru yang paling umum.

Kabar mengenai diagnosis kanker Leo sebelumnya mengejutkan lingkungan Vatikan dan umat Katolik di berbagai belahan dunia. Pasalnya, paus yang terpilih pada Mei tahun lalu itu dikenal memiliki kondisi fisik yang baik dan aktif berolahraga.

Meski baru menjalani operasi, tim dokter menyatakan pemulihan Leo berjalan baik. Dokter yang mengoperasinya, Profesor Stefano Margaritora, mengatakan tidak ada alasan klinis yang menghalangi paus melakukan perjalanan ke Amerika Latin pada 6-17 November mendatang.

“Saya akan mengatakan tidak ada alasan klinis mengapa perjalanan itu tidak dapat dilaksanakan,” kata Margaritora kepada Vatican News.

Dalam kunjungan tersebut, Leo dijadwalkan mendatangi Uruguay, Argentina, dan Peru. Peru memiliki arti khusus bagi paus karena ia pernah mengabdi selama bertahun-tahun sebagai misionaris dan uskup di negara tersebut.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah kunjungan ke Cusco, kota yang terletak sekitar 3.350 meter di atas permukaan laut. Pada ketinggian tersebut, kadar oksigen yang tersedia dalam setiap tarikan napas sekitar sepertiga lebih rendah dibandingkan di permukaan laut.

Meski dokter telah memberikan sinyal positif mengenai rencana perjalanan tersebut, pemulihan fisik Leo tetap menjadi pertimbangan penting sebelum ia kembali menjalani jadwal padatnya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN