Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Operasi Rahasia Ribuan Kilometer: Shayetet 13 dan Era Baru Kekuatan Laut Israel

Mistar.idJumat, 17 April 2026 pukul 16.53 WIB
operasi_rahasia_ribuan_kilometer_shayetet_13_dan_era_baru_kekuatan_laut_israel

Kepala Angkatan Laut Israel yang baru, Laksamana Madya Eyal Harel (kiri), Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir (tengah), dan Kepala Angkatan Laut yang lama, Laksamana Madya David Saar Salama, memberi hormat pada upacara serah terima di pangkalan angkatan laut Atlit dekat Haifa, Kamis (16/4/2026). (foto:Angkatan Pertahanan Israel melalui Times of Israel/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Angkatan Laut Israel untuk pertama kalinya mengungkap detail dramatis tentang operasi rahasia unit komando elitnya, Shayetet 13, yang disebut dilakukan “ribuan kilometer” dari Israel — tanpa dukungan logistik atau kemampuan evakuasi jika misi gagal.

Pengungkapan ini disampaikan saat serah terima jabatan Komandan Angkatan Laut Israel, menandai babak baru strategi maritim negara tersebut di tengah konflik multifront dan perang terbaru dengan Iran.

Sorotan Unggulan

1. Operasi “Belum Pernah Terjadi Sebelumnya”

Menurut pejabat militer, pasukan komando laut Israel melakukan operasi di wilayah yang belum pernah mereka operasikan sebelumnya.

Yang paling mencolok:

- Lokasi berjarak ribuan kilometer dari Israel

- Tanpa dukungan cadangan langsung

- Tanpa opsi evakuasi jika terjadi kegagalan

- Misi dinyatakan berhasil

IDF tidak mengungkap waktu maupun lokasi operasi tersebut. Namun pengakuan resmi ini menunjukkan ekspansi signifikan jangkauan operasi maritim Israel.

2. Kapal Selam Beroperasi pada Jarak Terjauh dalam Sejarah

Selain operasi komando, Israel Defense Forces (IDF) juga menyatakan bahwa dalam perang terbaru dengan Iran:

- Sebuah kapal selam Israel beroperasi pada jarak terjauh dari Israel sepanjang sejarah armada kapal selamnya.

- Kapal selam dikerahkan di tiga arena berbeda secara simultan.

- Jarak antar arena mencapai ribuan kilometer.

Langkah ini menandai peningkatan kemampuan proyeksi kekuatan laut Israel secara global.

3. Data Operasional Selama Perang dengan Iran

Angkatan Laut Israel mencatat keterlibatan intens selama konflik:

- Sekitar 40 insiden ancaman udara.

- Beberapa lusin drone dari Iran dan Lebanon ditembak jatuh.

- 53 serangan dilakukan di Lebanon.

- 6 serangan dilakukan di Jalur Gaza.

- Divisi Intelijen Angkatan Laut membantu perencanaan sekitar 95 serangan udara di Iran.

Data ini menunjukkan peran laut bukan sekadar defensif, tetapi ofensif dan intelijen strategis.

Pergantian Komandan: Eyal Harel Gantikan David Saar Salama

Pengumuman tersebut bertepatan dengan pergantian pimpinan Angkatan Laut Israel.

Wakil Laksamana Eyal Harel resmi menggantikan Wakil Laksamana David Saar Salama dalam upacara di pangkalan angkatan laut Atlit, dekat Haifa.

Salama pensiun setelah:

- 4,5 tahun menjabat sebagai Komandan Angkatan Laut

- 39 tahun berdinas di militer

Dalam pidatonya, Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir menegaskan rencana multi-tahun baru militer akan memperluas kemampuan Angkatan Laut untuk beroperasi:

“Dengan daya hancur yang lebih besar, pada kedalaman yang lebih besar dan jangkauan yang lebih jauh, baik secara terbuka maupun rahasia.”

Sementara itu, Harel menegaskan doktrin baru:

“Tidak ada tempat yang terlalu jauh bagi Angkatan Laut.”

Pernyataan ini mempertegas ambisi Israel memperluas kemampuan jarak jauh, termasuk operasi rahasia global.

Modernisasi Armada: Era Kapal Selam dan Korvet Baru

Transformasi Angkatan Laut tidak berhenti pada operasi.

* INS Drakon Segera Tiba

Kapal selam keenam Israel, INS “Drakon” (Naga), kapal selam kelas Dolphin 2, diperkirakan tiba musim panas ini setelah menyelesaikan uji coba penting di galangan kapal Kiel, Jerman.

* Generasi Dakar Mulai 2030-an

Mulai awal 2030-an, Israel akan menerima tiga kapal selam kelas Dakar untuk menggantikan kapal selam Dolphin generasi pertama yang beroperasi sejak sekitar tahun 2000.

* Korvet Kelas Reshef

Dalam 3–4 tahun ke depan, lima kapal korvet kelas Reshef akan menggantikan kapal rudal kelas Sa’ar 4.5 yang telah beroperasi selama empat dekade.

Modernisasi ini memperkuat posisi Angkatan Laut sebagai lengan strategis IDF dalam peperangan jarak jauh.

Fakta Menarik Shayetet 13

- Didirikan pada 1949, tak lama setelah berdirinya Israel.

- Dianggap setara dengan unit elite laut dunia seperti Navy SEALs.

- Operasinya sering dirahasiakan dan jarang diungkap publik.

- Kini diakui telah menjalankan operasi lintas kawasan dengan risiko ekstrem tanpa jalur evakuasi.

Analisis: Pergeseran Doktrin Strategis

Pengakuan publik atas operasi ribuan kilometer dan pengerahan kapal selam lintas arena menunjukkan perubahan besar dalam doktrin militer Israel:

- Proyeksi kekuatan maritim global

- Integrasi laut–udara–intelijen

- Peningkatan deterrence terhadap Iran dan proksinya

- Ekspansi operasi rahasia di wilayah terpencil

Dengan modernisasi armada dan kepemimpinan baru, Angkatan Laut Israel tampaknya bergerak dari pertahanan pesisir menuju kemampuan serangan jarak jauh berskala global.

(timesofisrael/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN