Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Kebakaran Apartemen Hong Kong: 9 WNI Tewas, 3 Luka, KJRI Siapkan Pemulangan

Mistar.idMinggu, 30 November 2025 pukul 17.19 WIB
kebakaran_apartemen_hong_kong_9_wni_tewas_3_luka_kjri_siapkan_pemulangan

Kebakaran di Wang Fuk Court Hong Kong. (foto:reuters/mistar)

news_banner

Hong Kong, MISTAR.ID

Kebakaran dahsyat yang melanda kompleks apartemen di Hong Kong turut berdampak pada Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di kawasan tersebut.

Berdasarkan laporan Kepolisian Hong Kong pada Minggu (30/11/2025), jumlah WNI korban meninggal dunia bertambah dua orang dan korban luka satu orang.

“Dengan demikian, total jumlah WNI korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi menjadi sembilan orang dan korban luka-luka menjadi tiga orang,” demikian keterangan dalam laporan tersebut.

Seperti diketahui, si jago merah melahap sedikitnya delapan gedung, dan hampir 2.000 unit apartemen terbakar. Peristiwa ini menyebabkan 44 orang meninggal dunia, 270 orang dinyatakan hilang, serta ribuan lainnya mengungsi.

Kebakaran tersebut menjadi insiden terburuk dalam 60 tahun terakhir di wilayah administrasi khusus Tiongkok tersebut. Gambar-gambar dari lokasi menunjukkan bangunan terbakar hebat dengan asap tebal membubung ke udara.

Dikutip dari AFP, pihak kepolisian pada Kamis (27/11/2025) pagi telah menangkap tiga pria terkait insiden kebakaran tersebut. Petugas juga menggeledah beberapa lokasi di wilayah terpisah dan menyita sejumlah dokumen terkait tiga tersangka yang diamankan. BBC Internasional melaporkan, ketiga pria tersebut berusia antara 52 hingga 68 tahun. Dua di antaranya adalah direktur sebuah perusahaan konstruksi, sementara satu lainnya merupakan konsultan teknik.

Pihak berwenang menemukan jaring dan material pelindung di bagian luar gedung yang diduga tidak tahan api. Styrofoam juga terlihat menutupi jendela bangunan. Kepolisian menyatakan bahwa penyidik sedang menelusuri dugaan kelalaian atau kesalahan pihak perusahaan konstruksi, meskipun penyebab pasti kebakaran masih dalam investigasi.

“Kami memiliki alasan kuat untuk meyakini bahwa pihak yang bertanggung jawab dari perusahaan tersebut sangat lalai, sehingga menyebabkan kecelakaan ini dan menjalar luasnya api yang berakibat banyak korban jiwa,” ujar juru bicara kepolisian.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi kembali peningkatan jumlah korban WNI. “Rilis data korban insiden kebakaran dari Hong Kong Police Force hingga hari ini (30/11/2025) pukul 12.20 HKT menyebut jumlah WNI meninggal dunia bertambah dua orang dan korban luka bertambah satu orang,” demikian keterangan resmi Kemlu.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong masih berkoordinasi dengan otoritas setempat mengenai pemulangan jenazah dan penanganan korban. KJRI telah membentuk Tim Family Engagement untuk proses repatriasi dan penyampaian informasi kepada keluarga korban.

“Tim ini bertugas untuk repatriasi jenazah, menjelaskan jadwal pemulangan, serta menyampaikan informasi detail agar keluarga mendapatkan kepastian,” ujar Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang di Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Yvonne menyampaikan bahwa komunikasi antara KJRI Hong Kong dan keluarga korban dilakukan intensif melalui panggilan video serta telepon. Ia juga menyebut sebagian korban telah berhasil diidentifikasi, sementara identifikasi lainnya kemungkinan memerlukan sampel DNA keluarga. (hm16)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN