Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Kapal China Bawa Metanol Gagal Tembus Selat Hormuz

Mistar.idJumat, 17 April 2026 08.11
AN
kapal_china_bawa_metanol_gagal_tembus_selat_hormuz

Ilustrasi Selat Hormuz. (Foto: Antara/Anadolu/py)

news_banner

Teheran, MISTAR.ID

Kapal tanker asal China, Rich Starry, gagal menembus blokade yang dilakukan Amerika Serikat di Selat Hormuz dan terpaksa berbalik arah ke perairan dekat Iran.

Kapal tersebut diketahui membawa sekitar 250.000 barel metanol yang dimuat dari pelabuhan Hamriyah di Uni Emirat Arab. Rich Starry sebelumnya sempat keluar dari kawasan Teluk, namun gagal melanjutkan pelayaran akibat pengetatan pengawasan oleh pasukan AS.

Blokade ini diberlakukan setelah perundingan damai antara AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan lalu tidak mencapai kesepakatan.

Komando Pusat AS menyebutkan, dalam 24 jam pertama penerapan blokade, tidak ada satu pun kapal yang berhasil melintasi Selat Hormuz. Dari delapan kapal yang mencoba keluar, enam di antaranya memilih kembali ke pelabuhan Iran setelah mengikuti arahan pasukan AS.

Selain Rich Starry, sebuah kapal perusak AS juga menghentikan dua tanker minyak yang berupaya keluar dari pelabuhan Chabahar di Teluk Oman.

Situasi ini menambah ketidakpastian di sektor pelayaran dan energi global. Lalu lintas kapal di Selat Hormuz kini jauh menurun dibandingkan kondisi normal yang mencapai lebih dari 130 kapal per hari sebelum konflik antara AS, Israel, dan Iran pecah pada 28 Februari.

Sejak blokade diberlakukan, belum ada tanker Iran yang mengangkut minyak mentah untuk ekspor melintasi selat tersebut. Sebagai anggota OPEC, Iran memiliki kapasitas penyimpanan minyak darat sekitar 90 juta barel yang diperkirakan mampu menopang produksi selama dua bulan jika ekspor terhenti.

Sementara itu, kapal tanker lain yang juga terkena sanksi AS, Alicia, dilaporkan memasuki Teluk melalui Selat Hormuz dalam kondisi kosong dan menuju Irak untuk memuat kargo.

Kapal tanker VLCC berbendera Malta, Agios Fanourios I, juga berhasil memasuki Teluk dalam upaya keduanya dan dijadwalkan mengangkut minyak Basra untuk dikirim ke Vietnam. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN