Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Israel Targetkan Ibu Kota Iran, Serangan Besar-besaran Dimulai

Mistar.idKamis, 12 Maret 2026 pukul 09.28 WIB
israel_targetkan_ibu_kota_iran_serangan_besarbesaran_dimulai

Rudal milik Israel. (Foto: CNBC Indonesia)

news_banner

Yerussalem, MISTAR.ID

Militer Israel mengumumkan dimulainya serangan besar-besaran yang menargetkan ibu kota Iran, Teheran. Pihak militer menyatakan rincian lebih lanjut mengenai operasi tersebut akan disampaikan kemudian.

Menurut laporan Agence France-Presse (AFP), Kamis (12/3/2026), pengumuman itu disampaikan setelah Iran lebih dulu meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel. Serangan tersebut dilakukan bersama sekutu Iran di Lebanon, yaitu kelompok Hizbullah.

Melalui saluran Telegram resminya, militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) menyatakan operasi militer terhadap Teheran telah dimulai.

"IDF telah memulai gelombang serangan skala besar di Teheran. Detail selanjutnya akan menyusul," demikian pernyataan militer Israel.

Sebelumnya, pasukan Korps Garda Revolusi Islam Iran melancarkan serangan terbaru terhadap Israel. Mereka menyebut operasi tersebut merupakan serangan gabungan dengan Hizbullah yang berbasis di Lebanon.

Serangan yang terjadi pada dini hari waktu setempat itu melibatkan peluncuran rudal oleh Iran yang dilakukan bersamaan dengan tembakan rudal serta drone dari Hizbullah. Informasi tersebut disampaikan melalui kantor berita Iran, Fars News Agency dan Tasnim News Agency.

Dalam operasi itu, lebih dari 50 target di wilayah Israel disebut menjadi sasaran. Beberapa di antaranya berada di kota Haifa, Tel Aviv, dan Beersheba yang memiliki fasilitas militer.

Selain target di Israel, Garda Revolusi Iran juga mengklaim menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk di Al-Kharj, Arab Saudi, serta pangkalan di Al-Azraq, Yordania.

AFP melaporkan otoritas Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan keamanan, namun tidak ada laporan kerusakan akibat serangan tersebut. Pemerintah Yordania juga menyatakan tidak terjadi serangan di wilayahnya.

Situasi konflik di Timur Tengah kini semakin kompleks. Selain konfrontasi langsung antara Iran dengan Israel serta Amerika Serikat, Israel juga terlibat pertempuran dengan Hizbullah di Lebanon.

Militer Israel sebelumnya mengumumkan telah melancarkan serangan terbaru ke wilayah Lebanon pada Rabu (11/3/2026) waktu setempat. Operasi tersebut disebut menargetkan markas Hizbullah.

Serangan itu difokuskan pada infrastruktur milik kelompok tersebut di kawasan Dahiyeh, yang berada di pinggiran selatan ibu kota Beirut dan dikenal sebagai basis kuat Hizbullah. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN