China Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz

Ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz. (Foto: Google Gemini)
Beijing, MISTAR.ID
Pemerintah China mendesak Iran untuk segera membuka kembali Selat Hormuz yang diblokade sejak akhir Februari 2026.
Permintaan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, kepada Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melalui percakapan telepon pada Rabu (15/4/2026).
Dalam pembicaraan itu, Wang Yi menekankan pentingnya memulihkan navigasi normal di Selat Hormuz. Ia menyatakan bahwa meskipun kedaulatan dan keamanan Iran harus dihormati, kebebasan serta keselamatan pelayaran internasional juga perlu dijamin mengingat besarnya kepentingan global di jalur tersebut.
China, lanjut Wang, juga menyatakan kesediaannya untuk terus berperan dalam meredakan ketegangan dan mendorong perbaikan hubungan antarnegara di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: China Bantah Pasok Senjata ke Iran
Iran diketahui menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan gabungan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Situasi semakin memanas setelah militer Amerika Serikat ikut melakukan blokade di wilayah tersebut sejak Senin (13/4/2026), menyusul kegagalan perundingan antara Washington dan Teheran di Pakistan.
Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping juga menyampaikan pandangannya terkait stabilitas di Timur Tengah. Ia menegaskan pentingnya menjaga supremasi hukum internasional dan menolak penerapan hukum secara selektif.
Xi menambahkan bahwa kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah negara-negara di kawasan Teluk harus dihormati. Ia juga menekankan perlunya perlindungan terhadap personel, fasilitas, dan lembaga semua negara, serta pentingnya keseimbangan antara keamanan dan pembangunan. (hm25)






















