3.000 Pengendara Motor Demo di Australia, Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Berlubang

Pengendara motor demo di Australia (Foto: ABC News)
Melbourne, MISTAR.ID – Suara deru ribuan sepeda motor menggema di depan Gedung Parlemen Victoria, Australia, pada Minggu (4/10). Lebih dari 3.000 pengendara ikut turun ke jalan untuk menyuarakan persoalan keselamatan berkendara, terutama kondisi jalan yang dipenuhi lubang.
Massa membawa satu tuntutan utama: perbaiki jalan.
Aksi tersebut digelar oleh Michael White dan Paul Povh, pengelola kanal YouTube yang membahas dunia sepeda motor. Mereka mengatakan demonstrasi bukan ditujukan untuk mendukung atau menentang partai politik tertentu, melainkan sebagai bentuk protes terhadap kondisi infrastruktur jalan.
"Kami berada di sini karena kondisi jalan yang buruk dan kami sudah lelah kehilangan rekan-rekan kami," kata White saat berpidato di hadapan peserta aksi.
Kematian Pengendara Jadi Pemicu
Demonstrasi berlangsung tidak lama setelah meninggalnya Peter "Tiki" Mason, seorang pengendara berusia 71 tahun.
Mason meninggal ketika mengendarai sepeda motor di Western Highway, dekat Trawalla, pada bulan lalu. Ia diduga mengalami kecelakaan setelah sepeda motornya menghantam lubang di jalan.
Polisi Victoria masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Pihak keluarga Mason juga menyampaikan duka mendalam dan meminta agar kematian anggota keluarganya tidak dimanfaatkan sebagai bagian dari agenda politik.
Kasus tersebut kemudian semakin memperkuat kekhawatiran komunitas pengendara mengenai kondisi jalan di Victoria.
Hujan Memperparah Kondisi Jalan
Persoalan jalan berlubang menjadi semakin mencolok setelah hujan deras mengguyur sejumlah wilayah Victoria dalam beberapa hari terakhir.
Genangan air dan curah hujan tinggi dapat memperburuk kerusakan permukaan jalan, termasuk memperbesar lubang yang sebelumnya sudah muncul.
Bagi pengendara sepeda motor, kondisi tersebut memiliki risiko lebih tinggi karena lubang atau kerusakan permukaan jalan dapat membuat kendaraan kehilangan keseimbangan.
Isu pemeliharaan jalan pun menjadi salah satu perhatian menjelang pemilihan umum negara bagian Victoria yang dijadwalkan berlangsung pada November.
Audit Ungkap Kondisi Jalan Memburuk
Data dari Auditor-General Victoria menunjukkan adanya peningkatan proporsi jalan yang berada dalam kondisi buruk hingga sangat buruk.
Laporan terkait pemeliharaan jalan mencatat persentasenya naik dari 39 persen pada 2021 menjadi 48 persen pada 2024.
Angka tersebut menjadi salah satu dasar kekhawatiran publik mengenai kualitas infrastruktur jalan dan kemampuan pemerintah dalam mempertahankan kondisi jalan agar tetap aman digunakan.
Pemerintah dan Oposisi Tawarkan Anggaran
Isu jalan juga mulai menjadi bagian penting dalam persaingan politik menjelang pemilu Victoria.
Pemimpin oposisi Jess Wilson hadir dalam aksi demonstrasi tersebut. Sementara itu, Premier Victoria Ben Carroll sebelumnya bertemu dengan penyelenggara aksi pada Sabtu (3/10).
Partai Buruh menawarkan komitmen anggaran sebesar AU$1 miliar untuk pemeliharaan jalan. Partai tersebut juga menjanjikan tambahan AU$352 juta untuk program perbaikan jalan berlubang pada tahun ini.
Di sisi lain, Koalisi menjanjikan anggaran sebesar AU$5 miliar selama empat tahun untuk meningkatkan kondisi jalan di Victoria.
Besarnya tawaran anggaran dari kedua kubu menunjukkan bahwa persoalan infrastruktur jalan telah menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian menjelang pemilihan umum.
Pengendara Minta Keselamatan Jadi Prioritas
Bagi para peserta aksi, persoalan tersebut tidak sekadar menyangkut kenyamanan berkendara atau kualitas infrastruktur.
Mereka menilai kondisi jalan yang buruk dapat berujung pada kecelakaan serius, terutama bagi pengendara sepeda motor yang lebih rentan ketika menghadapi lubang, permukaan jalan tidak rata, maupun kerusakan mendadak.
Aksi di depan Parlemen Victoria menjadi penanda bahwa tuntutan terhadap perbaikan jalan semakin kuat menjelang pemilu. Di tengah perdebatan mengenai besarnya anggaran yang ditawarkan pemerintah dan oposisi, komunitas pengendara ingin memastikan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi bagian utama dari kebijakan pemeliharaan infrastruktur Victoria.



















































