33.4 C
New York
Tuesday, July 16, 2024

Temuan Mayat di Sungai Padang, Ternyata Diduga Terjun ke Sungai Menghindari Kejaran Polisi

Tebing Tinggi, MISTAR.ID

Terkuak jasad Bagus Pratama yang ditemukan warga tewas mengambang di aliran Sungai Padang diduga salah satu komplotan narkoba yang kabur dari sergapan Petugas Satres Narkoba Polres Tebing Tinggi dengan terjun ke Sungai, Kamis (27/7/23).

Dalam penggerebekan itu, petugas berhasil mengamankan dua pria warga Kelurahan Tanjung Marulak Hilir.

Keduanya diamankan petugas bersama barang bukti 2,66 gram diduga sabu-sabu dari pinggir Jalan Gunung Sibayak Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi.

Baca juga : Temuan Mayat Mengambang Di Sungai Padang Menghebohkan Warga Tebing Tinggi

Sebelumnya pada Sabtu sore (29/7/23) warga dihebohkan dengan adanya temuan mayat jasad seorang pria muda bernama Bagus Peratama (28) warga Ir H Djuanda Lingkungan I Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi di kawasan Aliran Sungai Padang berjarak 500 meter sebelum Bendungan Bajayu di Desa Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi Lama Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Dugaan keterlibat Bagus Peratama terkuak dari akun facebok resmi milik BPBD Kota Tebing Tinggi yang menguraikan kronologis hingga jasadnya ditemukan mengambang di Sungai, Selasa (1/8/23).

Dalam postingan akun facebook BPBD Kota Tebing Tinggi, menuliskan penggalan kronologis sebelum jasad Bagus Peratama ditemukan.

Baca juga : 3 Terduga Pemilik Sabu Diserahkan ke Polres Tebing Tinggi

“Pada hari Jumat, pukul 10.00 wib, ibu korban Lisnawati, 48 th mendapat telpon dari saudaranya bahwa anaknya, Bagus pratama, 28 th (diduga) terjun ke sungai. Saat lari dari kejaran (diduga polisi) karena korban (diduga) terlibat dalam komplotan bersama dua orang temannya dalam transaksi jual beli Narkoba,” bunyi penggalan postingan tersebut.

Dua orang saksi (tidak diketahui pasti identitasnya) mendengar suara tembakan senjata tajam dan melihat korban panik lalu menerjunkan diri ke sungai dan melambaikan tangannya hingga diduga hanyut.

Berdasarkan keterangan ibu korban, anaknya tidak bisa berenang, sehingga ia melaporkan kejadian ini kepada Polsek Rambutan dan BPBD Tebing Tinggi.

Baca juga : Pelajar Disetubuhi Hingga Berbadan 2, Polres Tebing Tinggi Ciduk Pacarnya

Lalu ibu korban mencari kepastian ke Polres Serdang Bedagai untuk mengetahui kronologi jelas dari dua orang komplotan korban yang saat ini sedang ditahan.

“BPBD Tebing Tinggi dan Tim Satgas Bencana langsung melakukan proses pencarian di lokasi kejadian, Bendungan Lama Bajayu sebagai tindak lanjut awal dari Ibu korban sebagai Pelapor, dan pada pukul 14.40 wib korban orang hanyut berhasil ditemukan di Sungai Sei Padang (500 meter sebelum Bendungan Bajayu),” tulis penggalan akun facebook BPBD Tebing Tinggi yang diposting dua hari lalu.

Terkait itu, orang tua korban, Khairudin saat dikonfirmasi Mistar.id, Selasa siang (1/8/23) belum dapat dikonfirmasi terkait temuan itu. (nazli/hm18)

Related Articles

Latest Articles