Tabrak Lari di Asahan, Panitia Kurban Jadi Korban, Satu Orang Diamputasi

Mobil yang menabrak becak bermotor di Asahan ditinggalkan di lokasi kejadian. (Foto: Istimewa/Mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Kecelakaan lalu lintas disertai aksi tabrak lari terjadi di kawasan Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam, tepatnya di Simpang RGM Titi Masihi, Kabupaten Asahan, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Innova yang menabrak becak bermotor yang membawa empat penumpang, yang diketahui merupakan panitia kurban.
Insiden bermula saat para korban baru selesai mencuci usus hewan kurban dan melintas menggunakan becak bermotor. Namun, mobil Toyota Innova diduga keluar jalur dan langsung menghantam kendaraan roda tiga tersebut.
Akibat benturan keras, empat penumpang becak mengalami luka-luka. Satu korban dilaporkan mengalami luka paling parah hingga harus menjalani tindakan medis serius, sementara tiga korban lainnya mengalami luka ringan hingga sedang dan mendapat pertolongan warga sekitar.
Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan pengemudi mobil tidak berhenti setelah kejadian dan langsung melarikan diri dari lokasi.
Peristiwa tersebut memicu kemarahan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Seorang warga bernama Saiful mengatakan kecelakaan terjadi saat kondisi jalan cukup ramai. Ia juga menyoroti dugaan kendaraan pelaku yang disebut menggunakan lebih dari satu pelat nomor.
“Mobil tiba-tiba keluar jalur saat korban hendak menyeberang, lalu menabrak dan langsung kabur,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).
Hingga kini, identitas pengemudi maupun penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Asahan, Ipda Julfren Situmorang, membenarkan adanya peristiwa tabrak lari tersebut. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi kendaraan yang terlibat.
“Belum kami rilis, Bang. Rencana besok. Akan dipastikan dulu identitas kendaraan di Samsat,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu korban bernama Diaz Prayoga (19) mengalami luka berat pada bagian kaki kanan hingga harus menjalani amputasi.






















