Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Suara Tak Merdu Bernyanyi Alasan Bobby Rahman Pohan Bunuh Sahabatnya di Medan

Mistar.idSenin, 17 November 2025 20.03
journalist-avatar-top
AS
suara_tak_merdu_bernyanyi_alasan_bobby_rahman_pohan_bunuh_sahabatnya_di_medan

Tersangka Bobby Rahman Pohan saat diinterogasi Kapolsek Medan Timur terkait peristiwa penikaman yang terjadi di Titi Gantung, Senin (f:putra/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Terungkap, pertikaian yang melibatkan dua sahabat, Bobby Rahman Pohan dan Erik Pohan Dabuke, dilatarbelakangi suara nyanyian yang dianggap tak merdu.

Bobby mengakui, sebelumnya ia dan korban minum tuak di lokasi kejadian sambil bernyanyi. Namun, suara Bobby dianggap tidak enak didengar sehingga korban menegurnya.

“Nyanyi-nyanyi lah kami. Karena nggak bisa nyanyi, dimarahinya aku. ‘Jangan kaulah, buat malu,’ katanya,” tutur Bobby menirukan ucapan korban, Senin (17/11/2025).

Mendengar itu, Bobby mabuk tuak menjadi emosi. Ia naik ke titi gantung dan memecahkan bola lampu sambil menantang korban duel. Erik terima tantangan dan mendatangi Bobby sambil memegang batu. Keduanya bergumul hingga Bobby menikam leher Erik dengan pecahan kaca.

“Emosi aku, menyesal aku. Kami sudah berteman enam tahun. Tidak ada niat aku membunuh dia,” kata Bobby.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butarbutar, menjelaskan Bobby dijerat Pasal 338 Jo 351 ayat (3) KUHP. Pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara.

“Pastinya kami proses hukum secara profesional. Ini tinggal tunggu hasil otopsi, lalu berkas dikirim ke tahap berikutnya,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi menangkap Bobby Rahman Pohan, warga Jalan Tanggul, Belawan Bahagia, Medan Belawan, terkait dugaan penikaman leher Erik Pohan Dabuke hingga tewas.

Peristiwa itu terjadi Minggu (16/11/2025) malam di Jembatan Titi Gantung, Jalan Stasiun Kereta Api Medan, setelah polisi menerima laporan dari masyarakat.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN