Simeulue Diguncang Gempa Tektonik, Dipicu Aktivitas Subduksi

Titik koordinat gempa di Simeulue. (Foto: BMKG)
Medan, MISTAR.ID
Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,5 menghantam wilayah Simeulue, Aceh, dan sekitarnya, Rabu (20/5/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa tersebut terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng.
"Kabupaten Simeulue dan sekitarnya diguncang gempa tektonik bermagnitudo 4,5 hari ini, Rabu (20/5/2026) pukul 09.03 WIB. Gempa ini merupakan gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng," kata Kepala Balai Besar MKG (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, kepada Mistar dalam keterangan tertulis.
Hendro menjelaskan, gempa ini berpusat di laut pada titik koordinat 2.39516° LU dan 96.19142° BT berjarak 21 km Barat Daya Sinabang, Aceh, dengan kedalaman 17 km.
"Berdasarkan hasil monitoring yang kami lakukan hingga pukul 09.47 WIB, belum ditemukan ada gempa susulan," ujarnya.
Pihaknya hingga saat ini belum menerima informasi terkait kerusakan infrastruktur atau pun korban jiwa yang timbul sebagai dampak dari gempa ini.
"Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa ini dirasakan di daerah Sinabang dengan skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI) atau getaran dirasakan nyata dalam rumah atau terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," kata Hendro.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Gempa ini tidak berpotensi tsunami. (hm20)






















