Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Mantan TNI Ditangkap Polisi, Diduga Jadi Bandar Sabu di Medan

Mistar.idRabu, 20 Mei 2026 10.55
EH
AS
mantan_tni_ditangkap_polisi_diduga_jadi_bandar_sabu_di_medan

Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, saat dikonfirmasi soal pecatan TNI ditangkap. (Foto: Putra/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Mantan TNI berinisial HB kembali ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Medan karena terlibat kasus peredaran sabu. Ironisnya, pria tersebut merupakan residivis kasus serupa yang sebelumnya pernah menjalani hukuman penjara selama 8 tahun 2 bulan.

Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan penangkapan dilakukan tim Unit 1 Satresnarkoba di kawasan Sunggal pada akhir April 2026 lalu.

“Yang bersangkutan pernah menjadi residivis kasus narkotika dan dipecat pada 2012,” ucap Rafli, Rabu (20/5/2026).

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti narkotika seberat 15,35 gram di rumah kontrakan tersangka di Jalan Pelita, Medan Sunggal.

Menurut Rafli, berdasarkan hasil penyelidikan, HB tidak hanya berperan sebagai pengedar, tetapi juga diduga masuk dalam kategori bandar narkoba.

“Untuk barang bukti yang diamankan sekitar 15,35 gram. Kita pastikan yang bersangkutan mengedarkan. Selain pengedar, estimasinya setelah gelar perkara, yang bersangkutan masuk kategori bandar,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, pria 59 tahun itu mengaku kembali menjalankan bisnis haram tersebut sekitar delapan bulan setelah bebas dari penjara.

“Pengakuannya, setelah keluar sekitar delapan bulan kembali melakukan hal yang sama,” ungkapnya.

Polisi kini masih mendalami asal narkotika yang diperoleh tersangka. Dugaan sementara, tersangka mendapat barang haram itu dari jaringan yang masih memiliki keterkaitan dengan komunitas lamanya.

“Yang bersangkutan karena di komunitas yang sama, ada grupnya. Jadi sedang kita dalami dan nanti segera kita ekspos kembali,” ucapnya.

Sementara itu, peredaran narkotika yang dilakukan tersangka sejauh ini diketahui masih berada di wilayah Kota Medan.

"Sejauh ini ia mengedarkannya masih di sekitar Medan," ujarnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN