Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Satpam Irian Supermarket Diduga Aniaya Ojol, Ratusan Driver Kepung Lokasi

Mistar.idSenin, 13 April 2026 14.49
journalist-avatar-top
AS
satpam_irian_supermarket_diduga_aniaya_ojol_ratusan_driver_kepung_lokasi

Pihak Irian dan Ojol beserta dua pria yang terlibat menyatakan damai kepada ratusan driver. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Seorang driver ojek online (ojol), Muhammad Rawi, 46 tahun, warga Jalan Sei Mencirim, diduga menjadi korban penganiayaan oleh satpam Irian Supermarket bernama Samuel di Jalan Setia Budi, Kota Medan, Minggu (12/4/2026) malam.

Insiden itu sempat memicu kedatangan ratusan driver ojol yang mengepung lokasi. Peristiwa itu bermula saat Rawi tengah mengantarkan pesanan GoFood menuju Jalan Rajawali, Sei Sikambing B. Saat melintas di depan pintu keluar supermarket sekitar pukul 21.00 WIB, ia terlibat cekcok dengan satpam yang sedang mengatur kendaraan keluar.

“Waktu itu ada mobil mau keluar dari dalam supermarket, tapi posisinya masih di dekat portal otomatis. Saya sudah lebih dulu berada di depan pintu keluar,” kata Rawi saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).

Menurut Rawi, Samuel tiba-tiba memarahinya dan mengeluarkan kata-kata kasar, meski dirinya merasa berada di jalur lebih dulu.

“Saya sudah lewat duluan, mobil itu belum keluar. Tapi satpam langsung marah-marah dan berkata tidak pantas,” tuturnya.

Ketegangan kemudian memuncak. Saat korban masih duduk di atas sepeda motor, Samuel disebut langsung menendang dan memukul wajahnya.

“Dia langsung menendang saya saat masih di atas kereta (motor). Sudah dilerai pun, dia memukul hidung saya lagi,” ujarnya.

Usai melakukan pemukulan, Samuel langsung dibawa rekannya masuk ke area basement supermarket. Tak terima atas perlakuan itu, Rawi segera menghubungi komunitas Gabungan Ojek Online Medan Sekitar (Godams).

Dalam waktu singkat, ratusan driver ojol berdatangan dan memadati area Irian Supermarket untuk meminta pertanggungjawaban pelaku serta pihak manajemen.

Situasi sempat memanas sebelum perwakilan manajemen Irian Supermarket, Frans, turun tangan menemui korban dan massa ojol. Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat berdamai.

“Awalnya kami mau lanjut ke jalur hukum, tapi karena pelaku sudah minta maaf dan korban bersama keluarga sepakat damai, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan,” ucap Ketua Umum Godams, Agam Zubir.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN